Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Pengguna Penyeberangan Bakauheni Waspada

- BMKG imbau pengguna jasa penyeberangan Bakauheni waspada cuaca ekstrem hingga 7 Desember 2024
- Cuaca buruk berpotensi dampak pada masyarakat umum, BMKG minta tetap waspada dan update perkembangan cuaca
- Pemicunya belokan arah angin di Selat Sunda dan pusat tekanan rendah di Barat Daya Selat Sunda, sehingga wilayah perairan kurang kondusif
Bandar Lampung, IDN Times - BMKG Stasiun Maritim Kelas IV Panjang mengimbau seluruh pengguna jasa penyeberangan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan agar mewaspadai dampak cuaca ekstrem awal Desember 2024.
Kepala Stasiun Maritim Kelas IV Panjang, Tarjono mengatakan, kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi menimbulkan kecepatan angin dan tinggi gelombang, hingga berdampak pada jalur penyeberangan Bakauheni-Merak.
"Terkait kondisi cuaca buruk ini, kami imbau masyarakat tidak memaksakan untuk melakukan penyeberangan jika memang kondisi cuaca belum kondusif," ujarnya dikonfirmasi, Selasa (3/12/2024).
1. Masyarakat diminta waspada tapi tidak panik

Bukan hanya pengguna jasa penyeberangan, Tarjono melanjutkan, cuaca buruk ini juga berdampak pada masyarakat umum, sehingga BMKG meminta agar tetap berhati-hati dan waspada saat beraktivitas.
"Tetap waspada, tapi tidak perlu panik berlebihan dan update terus perkembangan kondisi cuaca dari BMKG," ucapnya.
2. Cuaca ekstrem diprediksi hingga 7 Desember

Tarjono menyebutkan, kondisi cuaca ekstrem berpotensi kecepatan angin dan tinggi gelombang diprediksi bakal berlangsung sepanjang 1-7 Desember 2024.
Pemicunya, BMKG memantau adanya belokan arah angin di sekitar Selat Sunda dan pusat tekanan rendah di Barat Daya Selat Sunda, sehingga menyebabkan cuaca wilayah perairan sekitar kurang kondusif.
"Iya, tepatnya cuaca disekitar Selat Sunda, ini biasanya terjadi dimasa awal musim penghujan. Artinya, potensi cuaca seperti yang kita rasakan saat ini," katanya.
3. Utamanya berpengaruh pada pelayaran dan penyeberangan

Tarjono menambahkan, cuaca ekstrem awal Desember amat berpengaruh terhadap ketinggian gelombang di perairan. Ditambah, adanya hujan lebat disertai angin kencang.
"Masyarakat pun dimintai berhati-hati saat di luar ataupun di dalam rumah, terutama yang sedang melakukan aktivitas pelayaran maupun penyeberangan," imbuhnya.
Berdasarkan rekaman video diterima IDN Times, hari ini tampak kendaraan besar hingga pribadi antrea mengular di dermaga penyeberangan Pelabuhan Bakauheni pada sekitar pukul 05.30 WIB.
Masih dalam video berdurasi 42 dan 20 detik tersebut, tak ada satupun aktivitas hilir mudik kendaraan pada dermaga maupun naik turun kapal penyeberangan.



















