Tanggamus, IDN Times - Hama Penggerek Buah Kopi (PBKo) dan penyakit karat daun selama ini menjadi momok menakutkan mampu melenyapkan hingga 50 persen hasil panen kopi di Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Menjawab persoalan krusial tersebut, lima mahasiswa lintas disiplin Universitas Lampung (Unila) menciptakan terobosan pesawat nirawak (drone) biomimetik berdesain kumbang berbasis kecerdasan buatan (AI). Drone itu diklaimmampu mendeteksi ancaman tanaman secara real-time dan presisi.
Inovasi yang lahir dari Program Kreativitas Mahasiswa Karya Inovatif (PKM-KI) Unila 2026 ini diinisiasi Rafidto Farras Achdiar Azizul Haqqi selaku ketua, bersama Ariq Hazel, Gita Rahmania, Bayu Dwi Setiawan, dan Elfi Nuraini Maridah.
