Bandar Lampung, IDN Times - Karantina Lampung bersama PT IPC Terminal Peti Kemas Panjang memperkenalkan fasilitas fumigasi di Pelabuhan Panjang, Kota Bandar Lampung. Kehadiran layanan ini langkah memperkuat kegiatan ekspor impor produk pertanian dan perikanan Lampung.
Kepala Karantina Lampung, Donni Muksydayan mengatakan, fasilitas layanan fumigasi tersebut kini sudah dapat dioperasikan di dalam Pelabuhan Panjang. Soft launching fumigasi perdana dilakukan pada 134 ton produk kopi senilai Rp11 miliar akan diekspor ke Belgia.
"Diharapkan kegiatan ekspor impor barang bisa selesai di pelabuhan dan pasti akan menguntungkan berbagai pihak baik seperti pelaku usaha, pemerintah, dan juga fasilitator dalam hal ini Pelindo," ujarnya, Sabtu (8/3/2025).
