Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Diduga Senpi, Pria Ngaku Petugas KSOP Todong Karyawan ASDP Bakauheni
Tangkap layar CCTV aksi penodongan dialami korban karyawan outsourcing ASDP Bakauheni. (IDN Times/Istimewa).
  • Karyawan ASDP Cabang Bakauheni diancam senjata api oleh pria mengaku pegawai KSOP.
  • Penodongan terjadi saat korban mengecek karcis parkir, pelaku menolak membayar dan mengeluarkan senpi.
  • Korban melaporkan insiden ke polisi, pelaku diamankan dan masih dalam pemeriksaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Karyawan outsourcing ASDP Cabang Bakauheni mengalami aksi penodongan diduga senjata api (Senpi) dilakukan seorang pria mengaku sebagai pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Dalam rekaman diterima IDN Times, detik-detik aksi penodongan senpi ini terjadi saat korban mengecek karcis parkir milik korban dari dalam bilik petugas jaga. Sedangkan pelaku terlihat mengendarai mobil jenis minibus warna hitam.

Tak berselang lama, usai keduanya sempat berkomunikasi dengan korban masih memegang karcis parkir itu, tiba-tiba pelaku mengeluarkan dan menodongkan diduga senpi ke arah korban dari jendela sisi pengemudi.

1. Diduga tak terima dimintai bayaran karcis parkir

Korban Kiemas Ekhsan. (IDN Times/Istimewa).

Terkait insiden tersebut, korban Kiemas Ekhsan mengatakan, peristiwa penodongan diduga senpi ini terjadi, Jumat (3/1/2024) sekitar pukul 04.53 WIB, tepatnya saat bertugas menjaga pembayaran karcis parkir akses keluar area Pelabuhan Bakauheni.

"Dia ingin keluar, saya scan tarifnya keluar itu (tagihan) 41 ribu, terus saya minta dia gak terima bilang dari KSOP," ujarnya saat dimintai keterangan.

Di tengah perdebatan tersebut, pelaku tiba-tiba mengeluarkan dan menodongkan diduga senpi ke arah dirinya, serta memaksa korban segera membuka portal. "Dia maksa untuk keluar sambil nodongin senjata, saya panik akhirnya langsung buka pakai akses kantor," lanjut dia.

2. Ngaku petugas KSOP Bakauheni

Tangkap layar CCTV aksi penodongan dialami korban karyawan outsourcing ASDP Bakauheni. (IDN Times/Istimewa).

Tidak sampai di situ, korban Kiemas juga mengaku sempat mendengar letusan diduga kuat berasal dari senpi yang dibawa oleh pelaku mengaku sebagai petugas KSOP tersebut.

"Ada sekali (letusan), waktu itu, dia gak langsung keluar sempat maki-maki saya dulu," ucapnya.

Atas insiden tersebut, korban mengaku masih mengalami ketakutan hingga rasa trauma. "Semoga bisa segera diproses pelakunya," tambah dia.

3. Pelaku telah diamankan polisi

Tangkap layar CCTV aksi penodongan dialami korban karyawan outsourcing ASDP Bakauheni. (IDN Times/Istimewa).

Ihwal insiden penodongan ini, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin membenarkan adanya kejadian tersebut. Korban telah melaporkan peristiwa ini ke KSKP Bakauheni dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian.

"Iya benar, kejadiannya pagi tadi, pelaku sudah diamankan, orang Syahbandar (KSOP). Saat ini masih kami lakukan pemeriksaan," kata Kapolres.

Editorial Team

Related Article