Bandar Lampung, IDN Times - Memperingati Hari Pergerakan Perempuan, PERMAMPU (Komsorsium Perempuan Sumatera Mampu) melakukan pendidikan politik untuk pemilu secara hybrid. Kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi terkait masalah ketidak adilan gender di tanah air yang tak ada habisnya.
PERMAMPU melihat ketidakadilan gender juga masih dapat dirasakan pada pesta demokrasi saat ini. Khususnya bagaimana partisipasi, representasi dan kepemimpinan dalam pelaksanaan Pemilu 2024 bisa inklusif.
Apalagi pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat dan tanpa partisipasi atau keterwakilan perempuan maka Indonesia bukanlah negara demokrasi. Dalam catatan akhir tahunnya, PERMAMPU pun mengidentifikasi beberapa temuan atau fakta masih terpinggirnya perempuan dan kelompok marginal lainnya dalam proses Pemilu 2024.
