Banjir Terjang Mesuji, 15 Desa di Lima Kecamatan Terdampak

- Lima kecamatan terdampak banjir di Mesuji, Lampung, melanda 15 desa dengan ketinggian air mencapai 1 meter.
- Sebanyak 36 rumah warga terendam banjir, tanpa laporan korban jiwa. Hujan juga merusak pagar RSUD Ratu Tara.
- BPBD mencatat dampak banjir lebih luas, termasuk jalan poros desa dan lahan kebun. Pendataan dan bantuan sembako sedang dilakukan.
Mesuji, IDN Times – Sebanyak 15 desa yang tersebar di lima kecamatan terdampak akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Rabu (7/1/2026) malam hingga Kamis (8/1/2026) di Mesuji, Lampung.
Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus, menyampaikan, banjir terjadi akibat meluapnya sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah Mesuji selama lebih dari 12 jam.
“Bencana hidrometeorologi dimulai Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB dan berakhir Kamis siang. Sejumlah desa di beberapa kecamatan terdampak, namun tidak ada korban jiwa,” katanya, Kamis (8/1/2026).
1. Lima kecamatan terdampak banjir

Firdaus membeberkan, berdasarkan data Polres Mesuji, banjir tercatat melanda desa-desa di Kecamatan Simpang Pematang, Way Serdang, Tanjung Raya, Mesuji Timur, dan Rawa Jitu Utara.
Di Kecamatan Simpang Pematang, banjir merendam Desa Agung Batin dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.
"Sementara di Kecamatan Way Serdang, banjir dan luapan sungai berdampak pada Desa Labuhan Batin, Tritunggal Jaya, Panca Warna, Hadimulyo, dan Kebun Dalam," bebernya.
Wilayah dengan desa terdampak terbanyak berada di Kecamatan Tanjung Raya, yakni Desa Muara Tenang, Mekar Jaya, Sinar Laga, Harapan Mukti, Berasan Makmur, dan Brabasan.
"Ketinggian air di wilayah ini bervariasi antara 20 sentimeter hingga 1 meter," jelas Firdaus.
Adapun di Kecamatan Mesuji Timur, banjir terjadi di Desa Tebing Karya Mandiri, Pangkal Mas, dan Pangkal Mas Mulya, dengan ketinggian air sekitar 15 sentimeter.
2. 36 rumah terdampak

Berdasarkan data BPBD Lampung, dari belasan desa yang terdampak, total terdapat 22 rumah warga yang terendam banjir.
"Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun terkait dengan musibah ini," kata Humas BPBD Lampung, Wahyu Hidayat.
Selain banjir, hujan disertai angin kencang juga menyebabkan kerusakan pagar seng RSUD Ratu Tara di Kecamatan Rawa Jitu Utara. Namun, bangunan yang rusak merupakan pagar lama yang memang direncanakan untuk dibongkar.
3. BPBD catat dampak lebih luas

Wahyu menyebut, pihaknya mencatat banjir di Mesuji berdampak lebih luas, mencakup puluhan rumah, jalan poros desa, hingga lahan kebun di beberapa kecamatan.
"Saat ini, aparat kepolisian bersama BPBD dan pemerintah desa terus melakukan pendataan serta mendorong penyaluran bantuan sembako bagi warga terdampak melalui dana desa," ujarnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Lampung dalam beberapa hari ke depan.


















