Alasan Gubernur Minta Masjid di Jalinsum Lampung Buka 24 Jam

- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengimbau masjid di sepanjang Jalinsum Lampung buka 24 jam agar pemudik bisa beristirahat dan beribadah selama perjalanan mudik.
- Program pembukaan masjid ini sudah berjalan dua tahun, dengan apresiasi bagi pengurus dan warga yang menyediakan makanan serta minuman untuk para pemudik.
- Selain itu, Gubernur juga mengingatkan masyarakat Muslim menunaikan zakat melalui Baznas menjelang Idul Fitri sebagai bentuk kepedulian sosial.
Bandar Lampung, IDN Times - Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengimbau pengurus masjid berlokasi sepanjang Jalur Lintas Sumatra di wilayah Lampung membuka masjid selama 24 jam. Tujuannya, memberikan tempat istirahat bagi para musafir yang melakukan perjalanan mudik.
Menurutnya, Lampung merupakan pintu gerbang Sumatra bagi masyarakat melalukan perjalanan dari Pulau Jawa. Oleh karena itu, provinsi setempat memiliki peran penting sebagai daerah persinggahan para pemudik yang melintasi jalur tersebut.
1. Dapat dimanfaatkan sebagai tempat singgah bagi pemudik untuk beristirahat

Gubernur akrab disapa Mirza ini mengatakan, keberadaan masjid di sepanjang Jalinsum dapat dimanfaatkan sebagai tempat singgah bagi pemudik untuk beristirahat, beribadah, maupun melepas lelah setelah menempuh perjalanan panjang.
“Kita masyarakat Lampung sebagai daerah yang menjadi jalur lintasan para pemudik dari Jawa ke Sumatera harus menjadi tuan rumah yang baik. Mari kita layani para pemudik dan musafir ini dengan sebaik-baiknya,” ajaknya.
2. Apresiasi pengurus masjid dan masyarakat sediakan makanan minuman bagi pemudik

Mirza mengatakan, program membuka masjid sebagai tempat singgah bagi pemudik tersebut bukan pertama kali dilakukan. Tahun ini menjadi tahun kedua pelaksanaan program tersebut.
“Tahun lalu juga sudah dilakukan. Banyak masjid yang dibuka, bahkan ada yang menyiapkan makanan dan minuman bagi para pemudik,” jelasnya.
Mirza mengapresiasi pengurus masjid dan masyarakat yang secara sukarela menyiapkan makanan dan minuman bagi para pemudik. Menurutnya, inisiatif tersebut menjadi bentuk kepedulian dan pelayanan masyarakat Lampung kepada para musafir yang melintas di wilayahnya.
3. Ajak masyarakat tunaikan zakat

Selain mengajak masyarakat melayani para pemudik, Mirza juga mengingatkan umat Muslim untuk menunaikan kewajiban zakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia berharap masyarakat yang memiliki kewajiban zakat, khususnya zakat mal, dapat menyalurkannya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), yang merupakan lembaga resmi yang ditunjuk pemerintah untuk mengelola pengumpulan dan penyaluran zakat.


















