Airlangga Mundur Ketum Golkar, DPD Lampung: Tunggu DPP, Kader Solid

- DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung angkat bicara pengunduran diri Airlangga Hartarto sebagai Ketum partai.
- Kader Golkar di Lampung tetap solid dan tegak lurus kepada DPP, tanpa berubah setelah pengunduran diri Airlangga.
- Surat rekomendasi dari DPP bertandatangan Airlangga tidak akan berdampak pada penugasan pencalonan kepala daerah di Lampung.
Bandar Lampung, IDN Times - DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung angkat bicara pengunduran diri Airlangga Hartarto sebagai ketua umum (Ketum) partai bersimbol pohon beringin tersebut.
Sekretaris DPD I Partai Golkar Lampung, Ismet Roni mengamini telah menerima informasi tersebut. Ia mengatakan, pihaknya menunggu petunjuk dan arahan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
"Kita menunggu petunjuk DPP lebih lanjut, nanti seperti apa kami di Lampung siap menindaklanjuti arahan DPP," ujarnya dikonfirmasi, Senin (12/8/2024).
1. Pastikan para kader tetap solid

Pascakeputusan diumumkan langsung oleh Airlangga tersebut, Ismet menegaskan, para kader Golkar mulai dari tingkatan ranting hingga provinsi di Lampung tetap solid dan tegak lurus kepada DPP.
"Sudah pasti, para kader-kader di Lampung tetap solid," ucapnya.
2. Jamin keputusan rekomendasi kepala daerah tak berubah

Ihwal surat rekomendasi telah diberikan DPP bertandatangan Airlangga, Ismet melanjutkan, penugasan pencalonan bagi para kepala daerah di Lampung tersebut tidak akan berdampak pada pengunduran diri sang ketum.
"Gak, gak ada ini kan kewenangan DPP semua. Jadi gak ada masalah, kita tunggu saja dari DPP," jelasnya.
Jajaran Golkar di Lampung juga bakal mendukung ketetapan DPP dalam menugaskan sosok pelaksana tugas (Plt) Ketum nantinya. "Iya, kita dukung kebijakan DPP," tandasnya.
3. Airlangga sebut pengunduran dirinya demi jaga keutuhan partai

Dalam video pernyataan Airlangga Hartarto, dirinya mengumumkan resmi mengundurkan diri dari Ketum Partai Golkar dan mengakui keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan dan menjaga keutuhan Partai Golkar dalam rangka memastikan stabilitas transisi pemerintahan akan terjadi dalam waktu dekat.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, serta atas petunjuk Tuhan yang Maha Besar, maka dengan dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar,” ucap Airlangga dalam video.
Kemudian Airlangga menyebut sebagai partai besar matang dan dewasa, DPP Partai Golkar akan segera menyiapkan mekanisme organisasi sesuai dengan ketentuan AD/ART organisasi berlaku. Semua proses ini akan dilakukan dengan damai, tertib, dan dengan menjunjung tinggi marwah Partai Golkar.
“Demokrasi harus kita kawal dan kembangkan terus-menerus, dan partai politik adalah pilar utama demokrasi kita. Indonesia adalah negeri besar. Kita harus memastikan bahwa demokrasi kita terus berjalan dari satu generasi ke generasi berikutnya,” lanjutnya dalam video.



















