Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Abu Vulkanik Masih Ada, PJJ Sekolah di Lampung Selatan Diperpanjang
Ilustrasi hari pertama masuk sekolah secara daring. IDN Times/ Dida Tenola
  • PJJ untuk PAUD hingga SMP di Lampung Selatan diperpanjang setelah tim pemkab menemukan sisa abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di kelas, halaman, fasilitas bermain, dan lingkungan sekolah.
  • Kebijakan melalui surat edaran bupati berlaku 9–10 September 2026, dengan sekolah diminta membersihkan abu vulkanik serta memastikan kondisi aman sebelum pembelajaran tatap muka dimulai kembali.
  • Kegiatan ekstrakurikuler luar ruangan ditiadakan; peserta didik diimbau tetap di rumah bila tidak mendesak dan memakai masker. Pelaksanaan PJJ akan dievaluasi berdasarkan perkembangan aktivitas gunung dan sebaran abu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lampung Selatan, IDN Times - Pembelajaran jarak jauh (PJJ) di seluruh satuan pendidikan PAUD, TK, SD, dan SMP di Lampung Selatan diperpanjang karena abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) masih ditemukan di sejumlah sekolah.

Keputusan tersebut dilakukan setelah tim Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meninjau langsung ke sejumlah sekolah, Selasa (8/9/2026). Dari hasil pemantauan, sisa abu vulkanik masih ditemukan di ruang kelas, halaman, fasilitas bermain, hingga lingkungan sekitar sekolah.

Kondisi itu dapat berdampak pada kesehatan peserta didik maupun tenaga pendidik apabila kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan secara normal.

1. Utamakan kesehatan peserta didik

ilustrasi berangkat sekolah (pexels.com/Alex P)

Secara administratif, kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Lampung Selatan Nomor 100.3.4/3182/IV.02/2026 Tahun 2026 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pembelajaran Daring Dalam Rangka Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, yang ditanda tangani Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, pada 8 September 2026.

Atas dasar itu, Pemkab Lampung Selatan memilih mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan peserta didik dengan memperluas pembelajaran secara berani sambil menunggu proses pembersihan sekolah selesai dilakukan.

2. PJJ diperpanjang selama dua hari

ilustrasi sekolah daring (pexels.com/katerina-holmes)

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, menjelaskan perpanjangan KBM secara daring berlangsung selama dua hari kerja, terhitung mulai Rabu (9/9/2026) hingga Kamis (10/9/2026).

“Selama masa tersebut, seluruh satuan pendidikan diminta memanfaatkan waktu untuk membersihkan lingkungan sekolah dari abu vulkanik dan memastikan kondisi sekolah bersih sebelum KBM tatap muka kembali dilaksanakan,” ujar Hendry.

3. Peserta didik diimbau tidak beraktivitas di luar rumah

ilustrasi anak-anak bermain (pexels.com/Yan Krukau)

Selain itu, sekolah diminta meniadakan seluruh kegiatan ekstrakurikuler di luar ruangan. Peserta didik juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah tanpa keperluan mendesak serta diwajibkan menggunakan masker sebagai langkah pencegahan terhadap risiko infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) dan iritasi paparan akibat abu vulkanik.

Hendry menambahkan, pelaksanaan KBM Daring akan terus memantau dan dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan informasi dari pihak yang berwenang terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik di wilayah Lampung Selatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article