Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

2.181 Rumah Warga di Lampung Terendam Banjir, 3 Meninggal

Bandar Lampung
2.181 Rumah Warga di Lampung Terendam Banjir, 3 Meninggal
Penampakan banjir di Bandar Lampung, Sabtu (22/2/2025). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
  • Lebih dari 2 ribu rumah terendam banjir di 3 kabupaten Provinsi Lampung akibat hujan lebat dan angin kencang.
  • 1.524 rumah terdampak banjir di Kota Bandar Lampung, serta kejadian serupa di Lampung Selatan dan Pesawaran.
  • Tiga orang meninggal dunia akibat banjir, petugas kepolisian mengerahkan personel untuk evakuasi dan membantu korban terdampak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Dua ribu lebih rumah warga tersebar di tiga kabupaten Provinsi Lampung terendam banjir akibat intensitas hujan lebat disertai angin kencang terjadi mulai, Jumat (21/2/2025) sekitar pukul 20.30 WIB.

Berdasarkan data Polda Lampung, ribuan rumah terendam banjir ini terjadi di Kota Bandar Lampung melanda sebanyak 1.524 rumah, Kabupaten Pesawaran (336 rumah), dan Kabupaten Pesawaran (321 rumah).

"Benar, dari laporan kejadian bencana alam banjir akibat hujan deras di wilayah Provinsi Lampung kali ini, jumlah terdampak ada 2 ribu lebih rumah terendam," ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun dikonfirmasi, Sabtu (22/2/2025).

  1. 1. Wilayah terdampak paling banyak di Bandar Lampung

    Penampakan banjir di Bandar Lampung, Sabtu (22/2/2025). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
    Penampakan banjir di Bandar Lampung, Sabtu (22/2/2025). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

    Lebih rinci total 1.524 rumah terendam banjir di Kota Bandar Lampung tersebar di 9 kecamatan meliputi Tanjung Senang, Sukabumi, Sukarame, Tanjungkarang Barat, Way Halim, Tanjung Karang Pusat, Panjang, Rajabasa, dan Kedamaian.

    Sementara kejadian banjir di Lampung Selatan menghimpun lokasi terdampak di Kecamatan Jati Agung, Natar, Tanjung Bintang, dan Katibung. Lalu di Pesawaran, bencana serupa terjadi di Kecamatan Padang Cerming, Teluk Pandan dan Marga Tiga.

  2. 2. Tiga korban meninggal di Bandar Lampung

    Penampakan lokasi kejadian tanah longsor tewas pasutri di Gang Kelinci, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna) .
    Penampakan lokasi kejadian tanah longsor tewas pasutri di Gang Kelinci, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna) .

    Dalam peristiwa bencana banjir ini, Yuni mengungkapkan, data kepolisian mencatatkan tiga meninggal dunia. Para korban seluruhnya merupakan warga Kota Bandar Lampung masing-masing inisal S (33), HA (38) dan istrinya R (36).

    Korban S diketahui merupakan penumpang mobil terseret arus saat nekat menerjang banjir di Jalan Tirtayasa, Bandar Lampung. Sementara HA dan R, korban pasutri tertimpa tembok rumah akibat tanah longsor di Gedong Air, Tanjungkarang Barat.

    "Iya, korban meninggal ada tiga orang di Bandar Lampung, untuk Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran nihil," kata Yuni.

  3. 3. Polisi bantu evakuasi warga terdampak

    Penampakan banjir di Bandar Lampung, Sabtu (22/2/2025). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
    Penampakan banjir di Bandar Lampung, Sabtu (22/2/2025). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

    Yudi menambahkan, kepolisian daerah melalui Satbrimob Polda Lampung dan jajaran Polres/ta telah mengerahkan personel, guna membantu para korban terdampak banjir di sejumlah wilayah tersebut.

    Selain itu, petugas turut terlibat aktif dalam proses evakuasi para korban meninggal dunia akibat banjir melanda di Kota Bandar Lampung.

    "Kami masih terus menempatkan petugas di lokasi-lokasi terdampak. Bagi para masyarakat, jangan pernah sungkan untuk menghubungi maupun meminta bantuan kepolisian," imbuh kabid humas.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More