Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kongres PSSI Lampung 2025 Jadi Momentum Regenerasi Sepak Bola Daerah

Logo PSSI di Kantor PSSI. (IDN Times/Tino).
Logo PSSI di Kantor PSSI. (IDN Times/Tino).
Intinya sih...
  • Dorongan reformasi untuk memperkuat sistem dan transparansi organisasi PSSI Lampung, termasuk pembahasan perubahan Statuta PSSI.
  • Lahirnya kepemimpinan baru melalui pembentukan panitia Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan menentukan ketua umum baru PSSI Lampung periode 2026–2030.
  • Fokus ke pembinaan usia dini dan kompetisi, dengan harapan Lampung dapat melahirkan pemain muda berkualitas untuk tim nasional.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Kongres Biasa Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Lampung 2025 menjadi ajang penting bagi pembenahan tata kelola sepak bola daerah. Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, dalam sambutannya menegaskan bahwa kongres harus menjadi titik balik bagi sepak bola di Sai Bumi Ruwa Jurai.

“Sepak bola ini olahraga yang paling dicintai masyarakat. Sudah waktunya Lampung punya semangat baru agar bisa kembali berprestasi,” katanya, Minggu (9/11/2025).

Ia berharap sinergi antara KONI, Asprov PSSI, klub, dan pemangku kepentingan olahraga lainnya semakin solid. “Kami ingin kongres ini menghasilkan keputusan produktif, bukan hanya seremonial. Harus ada arah yang jelas untuk pembinaan dan kompetisi,” tambahnya.

1. Dorongan reformasi

ilustrasi sepak bola
ilustrasi sepak bola (pixabay.com/brokerx)

Kongres tahun ini juga diwarnai pembahasan perubahan Statuta PSSI, yang dianggap krusial untuk memperkuat sistem dan transparansi organisasi.

Namun di tengah agenda itu, muncul pula dorongan dari para anggota agar Asprov Lampung melakukan reformasi menyeluruh, baik dalam pengelolaan kompetisi maupun pembinaan usia dini. Beberapa perwakilan klub dan Asosiasi Kabupaten/Kota menilai regenerasi kepemimpinan menjadi langkah penting agar sepak bola Lampung lebih adaptif terhadap perubahan.

Wakil Ketua Umum Asprov PSSI Lampung, Yoga Swara, menegaskan bahwa setiap proses harus berjalan sesuai mekanisme organisasi. “Kalau hari ini fokus pada perubahan statuta, ya itu dulu yang diselesaikan. Soal kepemimpinan, akan ada tahapannya nanti,” ujarnya.

2. Lahirnya kepemimpinan baru

PSSI Lampung. (IDN Times/Muhaimin)
PSSI Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Dalam kongres tersebut, ditetapkan pembentukan panitia Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan menentukan ketua umum baru PSSI Lampung periode 2026–2030.

Ketua Asprov PSSI Lampung, Edy Samsu, mengatakan proses ini menjadi momen regenerasi penting setelah masa kepengurusannya berakhir pada November 2025. “Regenerasi itu keharusan. Kita butuh figur yang punya komitmen, dedikasi, dan memahami sepak bola Lampung dari akar rumput,” kata Edy.

Edy juga secara terbuka menyebut Yoga Swara sebagai sosok potensial penerus tongkat estafet PSSI Lampung. “Dia sudah lama terlibat, tahu medan, dan punya militansi tinggi. Tapi tentu semua akan diputuskan para voter,” tambahnya.

3. Fokus ke pembinaan

ilustrasi sepak bola
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Pixabay)

Exco PSSI Pusat, Eko Setyawan, yang turut hadir, mengapresiasi konsistensi Lampung dalam menjalankan berbagai program pembinaan. Ia mendorong agar Asprov segera menyesuaikan dengan statuta baru dan memperbanyak kompetisi usia muda.

“Lampung punya banyak talenta. Tinggal memastikan kompetisi berjalan rutin agar pemain terus berkembang,” kata Eko.

Hal senada disampaikan Yoga Swara yang menilai kewajiban calon ketua menggelar kompetisi daerah merupakan langkah maju. “Itu aturan bagus. Ketua harus bisa menjamin roda kompetisi, terutama untuk pemain usia dini,” ujarnya.

4. Membangun fondasi sepakbola Lampung

community.idntimes.com
Yoga Swara, Calon Ketua Umum PSSI Lampung. (IDN Times/istimewa)

Yoga juga menegaskan pentingnya membangun sistem pembinaan berjenjang agar Lampung tidak hanya mengandalkan klub senior. “Kita ingin Lampung melahirkan pemain-pemain muda yang kelak bisa memperkuat tim nasional. Itu dimulai dari kompetisi di tingkat daerah,” katanya.

Dengan arah pembenahan yang lebih jelas, kongres PSSI Lampung kali ini diharapkan menjadi awal lahirnya era baru sepak bola Lampung bukan hanya di atas kertas, tapi lewat aksi nyata di lapangan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest Sport Lampung

See More

Angonsaka FC Tanggamus Fokus Pembinaan Akar Rumput di Liga 4 2026

19 Jan 2026, 09:12 WIBSport