Comscore Tracker

12 Momen Tak Terlupakan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balap Motor

Salah satu legenda dan ikon MotoGP

Valentino Rossi sudah pensiun musim MotoGP 2021 ini. GP Valencia pada November lalu merupakan balapan terakhirnya sebagai pembalap resmi MotoGP. Memulai debutnya pada tahun 1996 di kelas 125cc di GP Malaysia, Rossi menjadi ikon dan figur dari MotoGP dalam 2 dekade terakhir.

Sepanjang kariernya, pembalap asal Italia tersebut meraih 9 gelar juara dunia dengan rincian 1 di kelas 125cc, 1 di kelas 250cc dan 7 di kelas MotoGP. Total, Rossi mengumpulkan 235 podium dan 115 kali juara dengan koleksi 6.357 poin. 

Sang legenda kini sudah memutuskan untuk berhenti dari olahraga yang membesarkan namanya. Dan di bawah ini adalah 12 momen tak terlupakan Valentino Rossi sepanjang karier balap motornya.

1. Gelar juara dunia perdana - 1997

12 Momen Tak Terlupakan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balap MotorSelebrasi Valentino Rossi sebagai juara dunia 125cc tahun 1997 (motogp.com)

Pada usia 18 tahun, Valentino Rossi sudah meraih gelar juara dunia pertamanya di kelas 125cc. Tahun 1997 merupakan tahun kedua VR46 membalap di kelas 125cc. Ia mengendarai motor Aprilia RS125 dengan tim Nastro Azzurro Aprilia.

Padahal di tahun pertamanya di kelas 125cc, Valentino Rossi tampil tidak konsisten. Ia membalikkan keadaan di musim keduanya. Dari 15 balapan, Rossi mengklaim 11 kemenangan dan 13 podium.

Di Akhir musim, Rossi mengumpulkan 321 poin, unggul 83 poin dari pembalap Jepang,  Noboru Ueda, yang berada di posisi kedua klasemen akhir. Berjaya bersama Aprilia, Rossi juga acap kali memperagakan selebrasi yang heboh ketika menjadi juara, salah satunya adalah selebrasi dengan berpakaian ala Robin Hood.

2. Gelar juara dunia MotoGP pertama - 2001

12 Momen Tak Terlupakan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balap MotorValentno Rossi di atas podium juara (motogp.com)

Setelah menjadi juara dunia 125cc pada 1997, Rossi naik ke kelas 250cc pada tahun berikutnya. Di musim pertamanya, Rossi hanya berhasil menjadi runner-up setelah kalah bersaing dari Loris Capirossi yang jadi jawara dunia kelas 250cc tahun itu. Di tahun berikutnya, Rossi sukses meraih gelar juara dunia di kelas 250cc, merupakan gelar juara dunia keduanya di ajang balapan motor. Rossi mengumpulkan 309 poin dan unggul dari Tohru Ukawa yang hanya meraih 261 angka.

Di awal tahun 2000, Rossi naik ke kelas premier atau yang pada waktu itu disebut kelas 500cc. Sekali lagi, Valentino Rossi merebut gelar juara dunia pada tahun keduanya, menjadikannya pebalap terakhir yang mengklaim juara dunia 500cc dan juara dunia terakhir dari tim satelit (bukan pabrikan).

Di tahun 2001, Rossi finis di urutan pertama klasemen akhir dengan mengumpulkan 325 poin, unggul jauh dari Max Biaggi di posisi kedua dengan raihan 219 angka. Dari sinilah julukan The Doctor mulai disematkan pada pembalap yang identik dengan nomor 46 tersebut.

3. Kemenangan pertama dengan Yamaha - 2004

12 Momen Tak Terlupakan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balap MotorSelebrasi Kemenangan pertama Valentino Rossi bersama Yamaha (motogp.com)

Setelah meraih gelar juara dunia kelas 500cc pada 2001, regulasi mulai berubah dengan motor 990cc. Walaupun demikian, tak ada yang bisa membendung VR46. Mengendarai motor Honda RC211V, Rossi berhasil meraih gelar juara dunia pada tahun 2002 dan 2003. Akhir tahun 2003 merupakan akhir dari kontrak Rossi dengan Honda, ia lalu pindah ke Yamaha untuk tahun balapan MotoGP 2004.

Musim balapan MotoGP 2004 dibuka dengan tidak biasa, yakni balapan di grand prix Afrika Selatan. Kembali lagi Rossi menorehkan sejarah. Ia adalah pembalap pertama yang berhasil memenangkan balapan berturut-turut dengan pabrikan berbeda, setelah mengakhiri tahun 2003 dengan kemenangan penutup bersama Honda.

Rossi unggul 0,21 detik dari Max Biaggi yang menukangi motor Honda. Valentino Rossi tampak sangat emosional, menangis dan rasa bahagia sangat terlihat dari selebrasinya.

Baca Juga: 6 Resep Kue Bolu Khas Nusantara, Cocok Disuguhkan Segala Acara

4. Juara di balapan basah pada sirkuit Donington Park - 2005

12 Momen Tak Terlupakan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balap MotorValentno Rossi memimpin balapan di Donington Park (motogp.com)

Kerjasama Valentino Rossi dan Yamaha menjadi salah satu kerjasama terbaik yang pernah ada di MotoGP. Mereka dengan mudah meraih kemenangan dan gelar juara dunia. Setelah kemenangan pertamanaya bersama Yamaha di Afrika Selatan, Rossi mendominasi MotoGP bersama Yamaha.

Salah satu penampilan terbaik Valentino Rossi terjadi pada GP Inggris tahun 2005 silam di sirkuit Donington Park. Kala itu, balapan yang digelar di tanah Ratu Elizabeth tersebut diguyur hujan deras dan lintasan menjadi basah serta sangat licin.

Rossi mencatatkan kemenangan ketujuhnya di musim balapan 2005 setelah finis terdepan di Donington Park. Sepanjang balapan, Rossi tak tersentuh setelah memulai balapan dari pole position, ia mengakhiri balapan dengan unggul 3,1 detik dari Kenny Roberts Jr.

5. Menyamai rekor Mike Hailwood - 2005

12 Momen Tak Terlupakan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balap MotorValentino Rossi menyamai rekor Mike Hailwood (motogp.com)

Race di Donington Park memberi Valentino Rossi kemenangan ke-75 dalam kariernya, dan di balapan berikutnya di sirkuit Sachsenring, Rossi kembali meraih gelar juara dan merupakan ke-76 dalam kariernya. Hasil ini membuat Rossi naik podium sebagai pembalap motor terhebat yang pernah ada, menyamai rekor kemenangan milik Mike Hailwood.

Bukan Rossi namanya jika tidak meraih dalam hal selebarasi. Pembalap asal Italia tersebut mengibarkan bendera di punggungnya yang bertuliskan 76 Rossi, 76 Hailwood, I’m sorry Mike. Di akhir musim balapan 2005, Rossi kembali menjadi juara dunia, ini yang merupakan gelar juara dunia ketujuh bagi Rossi. Ia merayakannya dengan fans yang berpakaian layaknya tujuh kurcaci seperti di dalam dongeng.

6. Mencoba mobil F1 Ferrari - 2006

12 Momen Tak Terlupakan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balap MotorValentino Rossi bersama Michael Schumacher (motogp.com)

The Doctor menikmati banyak kesenangan dengan tim F1 Ferrari selama bertahun-tahun, statusnya sebagai juara dunia asal Italia membuatnya sering mengakses sesi tes Formula One. Di sirkuit Valencia, Rossi unggul 0,5 detik dari Michael Schumacher di salah satu acara pada tahun 2006.

“Vale akan menjadi pembalap Formula One yang luar biasa,” kata kepala tim Ferrari, Stefano Domenicali pada 2008, “tetapi dia memilih jalan yang berbeda. Dia adalah bagian dari keluarga kami dan itulah mengapa kami ingin memberinya kesempatan ini. Kami senang bisa bersama sekali lagi; dua simbol Italia seperti Ferrari dan Valentino Rossi.”

7. Kemenangan pertama di Laguna Seca - 2008

12 Momen Tak Terlupakan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balap MotorValentino Rossi menikung Casey Stoner (motogp.com)

Rossi belum pernah memenangkan Grand Prix Amerika Serikat dan pada tahun keempat GP Amerika berlangsung Rossi berhasil menjadi juara pada tahun 2008. Gelar juara ini mungkin sedikit kontroversial, sebab Rossi menikung Casey Stoner melalui Corkscrew.

Casey Stoner sangat kaget dan terkejut sehingga pembalap asal Australia itu menyentuh gravel di tikungan berikutnya, walaupun ia tetap berhasil mempertahankan podium ke-2 di GP Laguna Seca.

Baca Juga: 10 Fakta Unik America Chavez, Superhero Wanita Baru di Jagat MCU

8. Duel sengit di Catalunya - 2009

12 Momen Tak Terlupakan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balap MotorDuel sengit Valentino Rossi vs Jorge Lorenzo (motogp.com)

Bukan hanya salah satu momen terbaik Valentino Rossi, tapi juga salah satu momen terhebat di ajang balap motor. Valentino Rossi bersaing sengit dengan rekan setimnya, Jorge Lorenzo, dalam meraih juara di GP Catalunya 2009.

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi memiliki hubungan yang tidak baik sebagai rekan satu tim. Paddok tim Yamaha diberi sekat antara Rossi dan Lorenzo, tidak ada pertukaran data antara motor kedua pemabalap itu.

Rossi mencapai garis akhir pertama diikuti oleh Jorge Lorenzo dengan selisih hanya 0,095 detik dibelakang seniornya. Setelah balapan yang sengit, dua pembalap Yamaha ini akhirnya berpelukan di atas podium, akhir yang sangat bahagia.

9. Penghormatan untuk Marco Simoncelli - 2012

12 Momen Tak Terlupakan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balap MotorValentino Rossi di sirkuit Misano 2012 (motogp.com)

GP San Marino merupakan balapan kandang dari Valentino Rossi yang digelar di sirkuit Misano. Bisa dibayangkan betapa ramainya penonton menghiasi tribun dengan warna kuning khas dari Valentino Rossi. Ini merupakan balapan paling indah dan paling emosional dari Valentino Rossi sebab ia berhasil finis kedua di balapan tersebut.

Misano telah berganti nama menjadi Misano World Circuit Marco Simoncelli untuk menghormati pembalap asal San Marino lainnya dan rising start MotoGP yang kehilangan nyawanya saat balapan di tahun 2011, Marco Simoncelli.

Kala itu, Rossi memasuki musim keduanya bersama Ducati dan sejauh ini hanya meraih dua podium. Memulai start dari grid ke-6, Rossi perlahan bisa merangsek ke barisan terdepan. Ia akhirnya finis di posisi kedua, dibelakang Jorge Lorenzo. Podium tersebut VR46 dedikasikan untuk Marco Simoncelli.

10. Mengalahkan Marc Marquez dan Jorge Lorenzo - 2014

12 Momen Tak Terlupakan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balap MotorValentino Rossi merayakan podium di GP Misano 2014 (motogp.com)

Setelah dua tahun yang sulit di Ducati, Rossi akhirnya memutuskan untuk kembali pulang ke Yamaha untuk musim balapan 2013. Rossi memenangkan balapan kandangnya pada usia 35 tahun.

Dalam balapan yang digelar di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Rossi harus bersaing sengit dengan pembalap pendatang baru yakni Marc Marquez dan juga rival sekaligus rekannya di Yamaha, Jorge Lorenzo.

Setelah balapan yang epic, Rossi akhirnya keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 44,14 menit, unggul 1,5 detik dari Jorge Lorenzo dan 4,2 detik dari Dani Pedrosa. Kemenangan ini membuat Rossi mengumpulkan 5.000 poin sepanjang karir balapnya, sebuah prestasi yang sangat sulit untuk dipecahkan.

11. Menggunakan mobil balap milik Lewis Hamilton - 2019

12 Momen Tak Terlupakan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balap MotorValentino Rossi dan Lewis Hamilton (autoweek.com)

Pada tahun 2019 lalu, Valentino Rossi dan Lewis Hamilton bertukar tunggangan untuk sesi tes pribadi di Valencia. “Sungguh luar biasa melihat seorang legenda seperti Valentino Rossi di dalam mobil” kata Lewis.

“Saya adalah penggemar berat Lewis sebelumnya, tetapi sekarang saya lebih menyukai. Kami mengalami hari yang fantastis di mana dua kelas atas olahraga motor tidak hanya bertemu tetapi bekerja sama. Saya merasa seperti pembalap F1 sejati selama sehari. Aku tidak ingin hari itu berakhir. Saya juga mengendarai YZR-M1 di trek dengan Lewis. Itu adalah momen yang membanggakan bagi tim untuk berbagi semangat kami dengannya.” Kata Rossi

12. Pensiun dari MotoGP - 2021

12 Momen Tak Terlupakan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balap MotorKonferensi pers Valentino Rossi (motogp.com)

Hari di mana Valentino Rossi memutuskan untuk pensiun dari MotoGP tiba. Pada 5 Agutus lalu, dalam sebuah konferensi pers, pembalap yang identik dengan nomor 46 akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir balapnya tahun ini.

Di usia 42 tahun, Rossi pensiun, lebih lama ketimbang rival-rival yang pernah ia hadapi. GP Valencia digelar 14 November 2021 lalu merupakan balapan terakhir Valentino Rossi sebagai pembalap resmi MotoGP. Dalam balapan terakhirnya, Rossi finis diposisi ke-10.

Setelah balapan, momen mengharukan terjadi. Semua pembalap memberikan penghormatan untuk sang legenda, Rossi juga merayakan balapan terakhirnya dengan fansnya di tribun penonton dan tak lupa perayaan dengan seluruh crew di tim Petronas Yamaha SRT.

Walaupun pensiun, The Doctor tak sepenuhnya hengkang dari MotoGP. Sebab, tim miliknya yakni SKY Racing VR46 menjadi salah satu tim yang akan membalap di ajang MotoGP 2022 mendatang dan Rossi akan terus memantau tim dan anak didiknya.

Baca Juga: Fans MotoGP Wajib Tahu! Ini 22 Buku tentang MotoGP Layak Koleksi

Bima Kristian Pranoto Photo Community Writer Bima Kristian Pranoto

Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Islam Riau Ig @17bimachristian

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya