Viral Keluarga Pasien Ngamuk di RSU Handayani, Ini Klarifikasinya

- Video keluarga pasien yang marah di RSU Handayani Lampung Utara viral setelah anak berusia 4 tahun meninggal saat dirawat; keluarga menilai penanganan medis lambat dan kurang sigap.
- RSU Handayani menyatakan pasien tiba di IGD dalam kondisi kritis pascakecelakaan lalu lintas dan langsung menerima penanganan darurat, termasuk CT scan, pemeriksaan spesialis, perawatan intensif, serta rujukan.
- Rumah sakit menyebut resusitasi dan upaya penyelamatan telah dilakukan saat kondisi pasien memburuk; investigasi bersama pihak terkait menyatakan pelayanan sesuai SOP, indikasi medis, dan standar berlaku.
Lampung Utara, IDN Times - Rekaman video keluarga pasien meluapkan kemarahan di RSU Handayani, Kabupaten Lampung Utara viral di media sosial (Medsos). Aksi protes itu diduga terjadi setelah anak berusia 4 tahun meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Dalam rekaman video beredar, seorang pria tampak merekam suasana di dalam rumah sakit sembari menyampaikan kekecewaannya terhadap pelayanan medis yang diterima anaknya. Ia menilai penanganan terhadap pasien berjalan lambat dan kurang sigap.
"Pasien masuk jam dua, penanganan kurang, ni Rumah Sakit Handayani ini," ujar pria tersebut dalam rekaman.
1. Pertanyakan penanganan medis

Tangkap layar rekaman video viral keluarga pasien anak korban kecelakaan lalu lintas mempertanyakan penanganan medis di RSU Handayani, Kabupaten Lampung Utara. (IDN Times/Istimewa). Masih dari rekaman berdurasi dua menit 18 detik tersebut, pria itu kemudian meminta petugas keamanan dan dokter keluar menemuinya. Ia juga beberapa kali menyatakan akan menyebarluaskan rekaman tersebut ke medsos.
"Nyawa soal anak, nyawa anak. Penanganan kurang itu," katanya.
Dalam rekaman lainnya, pria tersebut kembali meminta dokter keluar dan mempertanyakan penanganan medis yang diberikan kepada anaknya. "Keluar kamu orang, dokter! Saya viralkan," sambungnya.
2. Sudah dapatkan penanganan kegawatdaruratan

Tangkap layar rekaman video viral keluarga pasien anak korban kecelakaan lalu lintas mempertanyakan penanganan medis di RSU Handayani, Kabupaten Lampung Utara. (IDN Times/Istimewa). Menanggapi video viral tersebut, pihak RSU Handayani menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram resminya @rumahsakithandayani. Pihak rumah sakit menyampaikan duka cita atas meninggalnya pasien dan menjelaskan pasien datang ke IGD dalam kondisi kritis setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.
Menurut pihak rumah sakit, pasien langsung mendapatkan penanganan kegawatdaruratan setelah tiba di IGD.
"Pasien datang ke IGD dalam kondisi kritis pasca kecelakaan lalu lintas dan segera mendapatkan penanganan kegawatdaruratan. Pemeriksaan penunjang termasuk CT scan kepala, pemeriksaan oleh dokter spesialis, perawatan intensif, serta proses rujukan telah dilakukan sesuai kondisi klinis pasien," terang pihak rumah sakit.
3. Tegaskan penanganan sudah sesuai SOP

Unggahan klarifikasi resmi dari RSU Handayani. (Instagram/@rumahsakithandayani). Saat kondisi pasien kian memburuk, RSU Handayani menjelaskan, tim medis melakukan tindakan resusitasi dan upaya penyelamatan sesuai prosedur terhadap sang pasien.
Berdasarkan hasil investigasi bersama pihak-pihak terkait, pelayanan yang diberikan rumah sakit setempat telah dilaksanakan sesuai SOP, indikasi medis, dan standar pelayanan yang berlaku.
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang aman, profesional, menjaga kerahasiaan pasien, serta terbuka terhadap evaluasi dan perbaikan berkelanjutan," imbuhnya.



















