Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Timur Tengah Bergejolak, Bagaimana Program Umrah Gratis Balam?
ilustrasi umrah ke Makkah (pexels.com/Mustafa Fathy)
  • Pemkot Bandar Lampung menunda keberangkatan program umrah gratis karena situasi keamanan di Timur Tengah masih belum kondusif dan menunggu izin dari pemerintah pusat.
  • Wali Kota Eva Dwiana menegaskan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama, sehingga keputusan keberangkatan hanya dilakukan jika kondisi benar-benar aman.
  • Seluruh persiapan administratif dan teknis telah selesai, tinggal menunggu lampu hijau dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan program umrah gratis tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
3 Maret 2026

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan secara administratif dan kesiapan data, pemkot sudah siap memberangkatkan jemaah umrah gratis. Namun keberangkatan ditunda karena situasi keamanan di Timur Tengah belum kondusif.

kini

Pemerintah Kota Bandar Lampung masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat dan kondisi aman sebelum memberangkatkan jemaah. Seluruh persiapan telah selesai dan koordinasi terus dilakukan agar program dapat berjalan pada waktu yang tepat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Kota Bandar Lampung menunda pelaksanaan program umrah gratis karena mempertimbangkan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang saat ini masih bergejolak.
  • Who?
    Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, bersama jajaran pemerintah kota dan calon jemaah umrah yang telah terdata dalam program tersebut.
  • Where?
    Kegiatan dan koordinasi berlangsung di Kota Bandar Lampung, sementara tujuan keberangkatan direncanakan menuju Tanah Suci di wilayah Timur Tengah.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Selasa, 3 Maret 2026, dengan keberangkatan jemaah masih menunggu waktu hingga kondisi dinyatakan aman oleh pemerintah pusat.
  • Why?
    Penundaan dilakukan demi menjaga keselamatan jemaah karena kondisi geopolitik dan keamanan di Timur Tengah belum sepenuhnya kondusif untuk perjalanan ibadah.
  • How?
    Pemerintah kota telah menyelesaikan seluruh persiapan administratif dan teknis, namun keberangkatan baru akan dilakukan setelah ada instruksi resmi serta jaminan keamanan dari pemerintah pusat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam merealisasikan program umrah gratis tahun ini.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menegaskan secara administratif dan kesiapan data, pemkot sebenarnya sudah siap memberangkatkan para jemaah. Namun, faktor keamanan internasional tetap menjadi prioritas utama.

“Kalau sudah aman dan diperbolehkan, langsung berangkat. Semua data jemaah sudah siap,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

1. Tunggu instruksi dan kondisi kondusif

ilustrasi perang (pixabay.com/victorsteep)

Eva menegaskan, pemkot tidak ingin mengambil risiko di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah. Ia masih memantau perkembangan situasi dan menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat sebelum mengambil keputusan akhir.

Menurutnya, keselamatan jemaah menjadi pertimbangan utama. Karena itu, keberangkatan hanya akan dilakukan jika kondisi benar-benar dinyatakan aman.

“Kalau instruksi belum turun, ya kita tidak berangkatkan dulu,” tegasnya.

2. Minta warga tetap tenang

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana saat diwawancarai. (IDN Times/Muhaimin)

Di tengah kekhawatiran sebagian masyarakat terkait kondisi global, Eva meminta warga tetap tenang.

Ia memastikan koordinasi terus dilakukan agar program keagamaan tetap berjalan pada waktu yang tepat. “Kondisi sejauh ini insyaallah aman dan terkendali,” katanya.

3. Persiapan telah usai

ilustrasi dokumen (unsplash.com/mansour ehsani)

Meski menunggu kepastian situasi Timur Tengah, Pemkot Bandar Lampung memastikan seluruh persiapan internal, mulai dari pendataan hingga kesiapan teknis sudah rampung.

"Semua persiapan tinggal menunggu lampu hijau dari pemerintah pusat untuk diberangkatkan," tuturnya.

Editorial Team