Bandar Lampung, IDN Times - Kasus penyeludupan satwa liar jenis burung baru-baru ini kembali diungkap di Provinsi Lampung. Peristiwa ini diyakini Lampung tidak hanya menjadi jalur perlintasan, melainkan juga hotspot perdagangan satwa liar ilegal.
Direktur Eksekutif Flight: Protecting Indonesia's Birds, Marison Guciano mengatakan, keyakinan tersebut seiring banyaknya praktik pedagang satwa liar tersebar di sejumlah daerah di Provinsi Lampung.
"Kedua faktor itulah yang menjadikan Lampung salah satu hotspot perdagangan satwa liar ilegal di Indonesia. Selain Aceh, Pekanbaru, Medan, Jambi, Surabaya, Makassar, Kendari, Pontianak, Samarinda, Banjarmasin, Ambon, Sorong, Nabire, Jayapura dan beberapa daerah di Kalimantan," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (8/6/2024).
