Bandar Lampung, IDN Times - Kemacetan di kawasan Mall Boemi Kedaton (MBK) khususnya di titik pertemuan Jalan ZA Pagar Alam, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Sultan Agung merupakan persoalan klasik Kota Bandar Lampung yang butuh penanganan konkret. Keberadaan flyover memang telah memisahkan arus kendaraan menerus (through traffic) dari arah Rajabasa menuju Tanjung Karang.
Namun, persoalan mendasar justru menumpuk di tingkat bawah (ground level). Itu lantaran, manuver putar balik (U-turn) dan jalinan arus (weaving) masuk-keluar Jalan Sultan Agung serta area mall saling mengunci.
Mengubah konfigurasi lalu lintas di bawah flyover menjadi simpang tiga bersinyal yang difokuskan pada bukaan depan Pos Polisi MBK adalah gagasan yang sangat masuk akal dan layak diuji secara teknis.
