ilustrasi pakai masker (pixabay.com/OrnaW)
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi resmi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau yang kembali mengalami erupsi.
"Yang paling penting masyarakat tetap tenang, tetapi juga waspada. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan memastikan informasi yang diterima masyarakat adalah informasi yang akurat," ujar Mirza sapaan akrabnya.
Sehubungan dengan erupsi dan sebaran abu vulkanik, masyarakat diimbau tidak keluar rumah apabila tidak mendesak, menjauhi area dalam radius minimal 5 km dari Gunung Anak Krakatau, menggunakan masker atau kain basah apabila harus beraktivitas di luar ruangan, serta menutup jendela, pintu, dan ventilasi agar abu tidak masuk ke dalam rumah.
Masyarakat juga diminta membersihkan abu dengan air dan menghindari menyapu abu secara kering, menjaga kesehatan dan segera ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan atau iritasi.
Selain itu, menjauhi daerah pantai dan pesisir, menyiapkan tas siaga bencana berisi berkas, peralatan, dan obat-obatan penting, serta memantau informasi resmi dari BMKG, PVMBG, dan BPBD Lampung.