ilustrasi sahur (pexels.com/Thirdman)
Sofyan mengatakan, makan sahur memang sangat penting bagi orang berpuasa. Ini dikarenakan orang berpuasa harus mempersiapkan energi untuk satu hari ke depan karena tidak mengonsumsi apapun mulai subuh hingga maghrib.
Menu rekomendasi untuk sahur tentu adalah makanan dengan gizi seimbang di dalamnya harus ada sumber karbohidrat, protein, sayur dan buah. Hindari juga mengonsumsi makanan berlemak atau sumber protein dengan lemak tinggi.
“Jangan juga kelebihan karbo. Misalnya karena waktu sahurnya sudah mepet jadi makan nasi pakai mie instan. Padahal mie itu karbo juga. Lauk juga sebaiknya pilih lauk hewani,” ujarnya.
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Lampung ini juga menjelaskan lauk hewani berperan penting pada kadar hemoglobin manusia karena memiliki banyak kandungan zat besi. Zat besi inilah yang akan memengaruhi transfer oksigen dalam darah dan membantu mengalirkan sari-sari makanan dalam tubuh.
“Jadi kalau misalnya zat besi kurang bisa mengakibatkan gejala lelah letih lesu lunglai, dan akhirnya puasanya agak kurang bertenaga. Buah dan sayur juga penting karena selain untuk kebutuhan serat, dapat menambah hidrasi dalam tubuh. Kalau suplemen itu bukan sesuatu yang wajib,” tambahnya.