Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kondisi Perairan Lampung 1 September 2026, Gelombang 3 Meter
Ilustrasi gelombang tinggi (Pexels.com/George Desipris)
  • BMKG Maritim memprakirakan perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian barat berisiko tinggi pada 1 September 2026, dengan gelombang sekitar 3–3,1 meter.
  • Angin di Barat Lampung diperkirakan 14–15 knot dengan hembusan hingga 24 knot, sedangkan Selat Sunda bagian barat dapat mencapai hembusan 26 knot.
  • Teluk Lampung selatan mengalami gelombang sedang 1,5–1,6 meter, sementara perairan Timur Lampung relatif kondusif dengan gelombang sekitar 1,2 meter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Kondisi perairan Lampung cukup beragam berdasarkan pembaruan BMKG Maritim, Selasa (1/9/2026), Perairan timur Lampung relatif lebih tenang. Sementara perairan barat Lampung dan sebagian Teluk Lampung perlu lebih diwaspadai karena gelombang dapat mencapai kategori tinggi hingga sekitar 3 meter.

Kondisi paling berisiko di perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian barat, dengan gelombang sekitar 3 meter atau lebih. Begitu juga perlu kewaspadaan di Teluk Lampung bagian selatan, dengan gelombang 1,5–1,6 meter.

Kondisi perairan relatif kondusif di Perairan Timur Lampung bagian utara dan selatan, dengan gelombang sekitar 1,2 meter. Untuk nelayan kecil dan kapal berukuran kecil, kewaspadaan paling tinggi diperlukan di wilayah barat Lampung karena kombinasi gelombang tinggi dan hembusan angin hingga sekitar 24 knot.

Berikut IDN Times sajikan prakiraan kondisi perairan Lampung hari ini.

1. Perairan Barat Lampung

ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)

Ini menjadi wilayah yang paling perlu diperhatikan. Pada siang hingga malam 1 September, BMKG memprakirakan:

  • Gelombang: 3,0–3,1 meter

  • Angin: 14–15 knot dari tenggara

  • Hembusan: hingga 24 knot

  • Cuaca: udara kabur hingga berawan tebal

  • Suhu laut: sekitar 27°C

  • Kelembapan: sekitar 85–86 persen

Dengan gelombang di atas 2,5 meter, kondisi masuk kategori tinggi menurut klasifikasi BMKG.

2. Teluk Lampung dan perairan Timur

Ilustrasi gelombang sedang (Pexels.com/Sascha Thiele)

Teluk Lampung bagian selatan diprakirakan mengalami gelombang 1,5–1,6 meter, masuk kategori sedang. Angin relatif lebih lemah, sekitar 4–10 knot, tetapi hembusan dapat mencapai 19 knot.

Artinya, kondisi masih perlu diperhatikan untuk aktivitas nelayan kecil, kapal wisata, dan penyeberangan lokal, terutama ketika angin menguat.

Sedangkan perairan Timur Lampung kondisinya relatif paling bersahabat. Gelombang sekitar 1,2 meter atau kategori rendah.

Di bagian utara, angin dari timur sekitar 8–11 knot dengan gust hingga 16 knot. Di bagian selatan, angin sekitar 7–8 knot dengan gust maksimum sekitar 19 knot.

3. Perhatian khusus Selat Sunda

ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)

Untuk jalur perairan di sekitar Selat Sunda bagian barat, kondisi jauh lebih berbahaya. BMKG memprakirakan gelombang mencapai 3,1 meter dengan hembusan angin hingga 26 knot.

Ini penting terutama bagi kapal yang bergerak dari/ke kawasan Bakauheni–Merak, meskipun kondisi aktual di jalur penyeberangan perlu mengikuti informasi operasional dan keselamatan dari otoritas pelabuhan.

4. Data lengkap perairan Lampung

Wilayah Perairan

Cuaca

Angin

Gelombang

Keterangan

Perairan Barat Lampung

Udara kabur–berawan tebal

Tenggara 14–15 kt, gust 22–24 kt

3,0–3,1 m

🔴 Tinggi

Perairan Timur Lampung Bagian Utara

Cerah berawan

Timur 8–11 kt, gust hingga 16 kt

1,2 m

🟢 Rendah

Perairan Timur Lampung Bagian Selatan

Berawan–udara kabur

Timur 7–8 kt, gust 14–19 kt

1,2 m

🟢 Rendah

Teluk Lampung Bagian Selatan

Cerah berawan–berawan

Timur Laut–Tenggara 4–10 kt, gust hingga 19 kt

1,5–1,6 m

🟠 Sedang

Selat Sunda sisi barat

Cerah berawan–berawan

Tenggara 8–11 kt, gust hingga 26 kt

3,1 m

🔴 Tinggi

Curated For You

Editorial Team

Related Article