Kemenag Lampung Jamin Konsumsi Jemaah Haji Terpenuhi di Tanah Suci

- Konsumsi jemaah haji 1445 Hijriah/2024 Masehi terjamin oleh Kanwil Kemenag Lampung
- Kementerian Agama telah memperbaiki kontrak dengan penyedia konsumsi, memberlakukan sanksi bila terjadi keterlibatan
- Jemaah haji akan mendapatkan layanan transportasi, konsumsi dan akomodasi selama di Arab Saudi, termasuk 128 kali makan dan hotel bintang 3
Bandar Lampung, IDN Times - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung menjamin suplai konsumsi jemaah haji 1445 Hijriah/2024 Masehi akan terpenuhi dengan baik selama berada di Arab Saudi.
Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo mengatakan, Kementerian Agama pada tahun ini telah memperbaiki kontrak dengan para penyedia konsumsi jemaah haji Indonesia selama di Arab Saudi, dengan memberlakukan sanksi bila terjadi keterlibatan.
"Jadi kalau misal air mati sekian jam, penyedia kena denda sekian. Terus kemudian konsumsi terlambat sekian jam, dapat denda sekian. Sehingga dengan mekanisme seperti ini, insyaAllah masalah seperti tahun kemarin tidak terjadi," ujarnya dikonfirmasi usai acara pelepasan di Asrama Haji Lampung, Sabtu (11/5/2024).
1. Keterlambatan konsumsi makanan sempat dialami jemaah asal Metro tahun lalu

Berkaca pada kejadian tahun lalu, jemaah asal Kota Metro sempat mengalami keterlambatan pengiriman konsumsi makanan dari pagi hingga siang saat berada Mina untuk melempar jumroh, tepatnya Rabu 28 Juni 2023.
Menurut pihak Arab Saudi, keterlambatan ini terjadi karena kendala teknis dan banyaknya jumlah jemaah harus dilayani.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas kloter langsung melaporkan permasalahan ini kepada pihak petugas haji Sektor Mina dan Kanwil Kemenag Lampung untuk ditindaklanjuti dan diperbaiki.
2. Tahun ini, para jemaah akan menerima 128 kali makan dan hotel bintang 3

Pada musim haji tahun ini, Puji melanjutkan, berdasarkan kebijakan pemerintah di luar negeri, para jemaah haji 2024 Lampung akan mendapatkan layanan transportasi, konsumsi dan akomodasi selama di Arab Saudi.
Layanan konsumsi dimaksud seperti 1 kali makan di bandara kedatangan, 27 kali di Madinah, 84 kali di Makkah, 15 kali dan 1 paket di Masyair. Sedangkan layanan sisi transportasi, para jemaah haji akan menggunakan transportasi antar kota, salawat dan Masyair.
"Untuk akomodasi, jemaah haji ditempatkan di hotel setara bintang 3. Jemaah embarkasi JKG (termasuk asal Lampung) ditempatkan di wilayah Syisah," imbuhnya.
3. Kesehatan tak luput jadi fokus kepada para jemaah

Selain layanan, Puji melanjutkan, pihaknya juga memfokuskan sisi kesehatan para jemaah haji asal Lampung. Mengingat, para jemaah berangkat di tahun ini didominasi usia lanjut di atas 60 tahun.
Pihaknya berulang kali telah mengimbau para calon jemaah saat pelatih manasik haji terkait kegiatan selama di Tanah Suci. Terutama, menjelang puncak haji wukuf di arafah, muzdalifah dan mina.
"Jadi untuk mereka yang punya risiko tinggi jangan terlalu lelah, fokus pada puncak pelaksanaan ibadah haji. Sudah kami sampaikan, utamakan ibadah wajib dari pada ibadah sunah," tandas Puji.



















