Kampung Cucak Rowo di Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, resmi diluncurkan (dok.humas/kotametro)
Ketua Pelaksana UMKM Kampung Cucak Rowo, Budi mengatakan, Kampung Cucak Rowo tidak hanya ditujukan untuk para pencinta burung. Kawasan ini juga dikembangkan sebagai tempat berkumpulnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin mengenalkan produk mereka kepada lebih banyak orang.
Menurutnya, kawasan tersebut dirancang menjadi destinasi wisata kuliner dengan kegiatan rutin setiap Rabu dan Sabtu malam. Selain mengandalkan promosi melalui media sosial, Budi berharap orang-orang datang langsung untuk mencicipi kuliner sekaligus mengenal produk yang dijual.
"Kalau pengunjung makin ramai, peluang dagangan dilirik konsumen dari luar Kota Metro juga makin terbuka. Kampung Cucak Rowo diharapkan bisa menjadi contoh bagaimana sebuah kawasan berbasis masyarakat berkembang menjadi tempat usaha yang memberi manfaat bagi banyak orang," ujarnya.
Lebih lanjut Budi menyampaikan, ada satu potensi lokal yang ingin ikut diperkenalkan lewat Kampung Cucak Rowo, yakni MOCAF (Modified Cassava Flour) atau tepung singkong termodifikasi. Produk ini disiapkan sebagai salah satu unggulan yang diharapkan makin dikenal masyarakat.