Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hadapi Musim Kemarau BPBD Balam Siagakan Empat Mobil Tangki Air
ilustrasi musim kemarau (pexels.com/Pixabay)
  • Pemkot Bandar Lampung menyiapkan empat mobil tangki air untuk memastikan pasokan air bersih warga selama musim kemarau 2026.
  • BPBD menugaskan personel siaga 24 jam dan membuka pengajuan bantuan air melalui kelurahan atau langsung ke kantor BPBD.
  • Kecamatan Sukabumi, Panjang, dan Kemiling menjadi wilayah prioritas distribusi air bersih karena sering terdampak kekeringan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyiapkan empat unit mobil tangki air untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau 2026.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan warga tetap mendapatkan pasokan air, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengatakan empat armada tangki air telah disiagakan untuk melayani permintaan masyarakat yang terdampak kekeringan maupun gangguan distribusi air bersih.

"Empat unit mobil tangki air kami siagakan guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau," kata Idham, Rabu (3/6/2026).

1. Personel siaga 24 jam

Kepala pelaksana BPBD Bandar Lampung, Idham Basyar. (IDN Times/Muhaimin)

Selain menyiapkan armada tangki air, BPBD Bandar Lampung juga mengerahkan personel bersiaga selama 24 jam untuk menerima dan menindaklanjuti laporan kebutuhan air bersih dari masyarakat.

Menurut Idham, laporan atau permohonan bantuan air bersih dapat disampaikan hingga pukul 20.00 WIB. Jika laporan masuk di luar jam tersebut, penyaluran akan dilakukan pada hari berikutnya.

“Kami menerima atensi atau laporan masyarakat sampai pukul delapan malam. Kalau lebih dari itu, biasanya akan kami tindak lanjuti keesokan harinya,” ujarnya.

2. Warga bisa ajukan permohonan melalui kelurahan

ilustrasi surat-surat (pexels.com/Pixabay)

BPBD membuka akses pengajuan bantuan air bersih melalui aparatur kelurahan maupun secara langsung ke kantor BPBD Kota Bandar Lampung.

Setelah laporan diterima, mobil tangki akan langsung menuju lokasi yang membutuhkan tanpa harus terpusat di kantor kelurahan atau kecamatan.

“Lewat pamong setempat bisa, atau langsung ke BPBD juga bisa. Nanti akan kami layani sesuai kebutuhan di lapangan,” ucap Idham.

3. Sukabumi, Panjang, dan Kemiling jadi wilayah prioritas

ilustrasi prioritas (pexels.com/ Brett Jordan)

Idham menyebut, beberapa wilayah seperti Kecamatan Sukabumi, Panjang, dan Kemiling selama ini menjadi daerah yang cukup sering membutuhkan suplai air bersih saat musim kemarau maupun ketika terjadi gangguan distribusi air dari PDAM.

Meski hingga awal Juni dampak kemarau belum dirasakan secara signifikan, BPBD tetap melakukan langkah antisipatif agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

"Distribusi air bersih dilakukan langsung ke titik terdampak. Kami tetap bersiaga apabila sewaktu-waktu terjadi kekeringan atau gangguan layanan air bersih," jelasnya.

Editorial Team

Related Article