Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
H-4 Lebaran, Belum Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Rajabasa
Terminal Rajabasa. (IDN Times/Rohmah Mustaurida).

Bandar Lampung, IDN Times - H-4 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, belum terlihat ada lonjakan penumpang di Terminal Induk Rajabasa Kota Bandar Lampung. Menurut pantauan IDN Times, kondisi Terminal Rajabasa terlihat relatif lengang dan tak ada kerumunan penumpang. Dari kursi tunggu yang tersedia di dalam gedung juga hanya ada beberapa orang saja.
 
Bagian Pelayanan Terminal Rajabasa, Marsusi juga mengatakan hal yang senada. Tdak ada kelonjakan penumpang yang signifikan sampai hari ini.

“Tapi gejolaknya sudah mulai keliatan agak ramai-ramai sedikit karena penjemput juga berada di terminal. Prediksi kita peningkatannya ada di Sabtu (30/4/2022). Dibanding tahun lalu pun masih normal, per harinya hanya sekitar 500 penumpang,” kata Marsusi, Kamis (28/4/2022).

1. Kendaraan AKAP lebih banyak lewat tol

Terminal Rajabasa. (IDN Times/Rohmah Mustaurida).

Marsusi menyampaikan, lonjakan penumpang bus lebih banyak terjadi di Pelabuhan Bakauheni ketimbang Terminal Rajabasa. Itu karena lebih banyak bus menggunakan jalur tol dan langsung menuju daerah masing-masing ketimbang berhenti di terminal.

“Khususnya yang AKAP, kalau tidak ada penumpang yang turun di Rajabasa, biasanya untuk mengejar waktu mereka langsung lewat tol. Jadi tidak mampir dulu ke Rajabasa dan sebaliknya pun begitu,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan armada tambahan. Namun sampai saat ini bus reguler masih berjalan seperti biasa karena di Rajabasa masih terpantau normal.

2. Peningkatan penumpang sejak Senin

Terminal Rajabasa. (IDN Times/Rohmah Mustaurida).

Meskipun Marsusi mengatakan tak ada kelonjakan yang signifikan pada mudik tahun ini, namun dilihat dari grafiknya sejak Senin (25/4/2022), jumlah penumpang di terminal mengalami peningkatan hingga hari ini.

Pada Senin (25/4/2022) jumlah penumpang berangkat dari Terminal Rajabasa adalah 484 penumpang. Itu terdiri dari 329 penumpang AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) dan 155 AKAP (Antar Kota Antar Provinsi).

Sedangkan untuk jumlah kedatangan ada sebanyak 390 penumpang terdiri dari 299 AKDP dan 91 AKAP.

Pada Selasa (26/4/2022) jumlah penumpang berangkat dari Terminal Rajabasa mengalami peningkatan menjadi 602 penumpang. Terdiri dari 383 penumpang AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) dan 219 AKAP (Antar Kota Antar Provinsi). Sedangkan untuk jumlah kedatangan ada sebanyak 629 penumpang terdiri dari 470 AKDP dan 159 AKAP.

Kemudian untuk Rabu (26/4/2022) jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Rajabasa meningkat sedikit menjadi 612 penumpang terdiri dari 431 penumpang AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) dan 181 AKAP (Antar Kota Antar Provinsi). Sedangkan untuk jumlah kedatangan ada sebanyak 646 penumpang terdiri dari 439 AKDP dan 207 AKAP.

3. Jumlah armada bus beroperasi

Terminal Rajabasa. (IDN Times/Rohmah Mustaurida).

Per Rabu (27/4/2022), jumlah armada bus berangkat berjumlah 76 bus (69 AKDP dan 9 AKAP), sedangkan kedatangan berjumlah 80 bus (71 AKDP dan 9 AKAP).

Jumlah itu menurun dibandingkan pada Selasa (26/4/2022) yang mencapai 80 armada bus untuk keberangkatan dan 67 armada kedatangan. Kemudian untuk Senin (25/4/2022) hanya sebanyak 73 armada bus untuk keberangkatan dan 62 armada bus kedatangan.

4. Posko vaksinasi

Terminal Rajabas. (IDN Times/Rohmah Mustaurida).

Dalam rangka mendukung program percepatan vaksinasi dari pemerintah kepada masyarakat umum selama Ramadan, TNI-AL (Lanal) Lampung membuka posko vaksinasi di Terminal Rajabasa.

“Ini juga upaya kami agar tidak terjadi lonjakan kasus COVID-19 lagi setelah mudik. Posko dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 28-30 April 2022, pukul 08.00 sampai 14.00 WIB,” kata Lettu Laut Raras dari TNI-AL (Lanal) Lampung. 

Ia juga mengatakan, tak hanya pemudik saja yang bisa mengantri untuk vaksinasi di posko tersebut, masyarakat umum juga bisa melakukan vaksinasi. Posko vaksinasi ini terletak di dalam ruang tunggu Terminal Rajabasa atau masyarakat dapat bertanya kepada petugas di sekitar terminal.

“Masyarakat umum yang mau datang bisa langsung ke sini, tapi kami memang akan mendahulukan pemudik dulu. Sampai saat ini, karena kita baru buka jadi baru 10 orang saja yang vaksinasi disini,” imbuhnya.

Posko vaksinasi ini tersedia untuk dosis satu, dua, dan tiga (booster). Untuk saat ini mereka menyediakan vaksin Sinovac, Astrazenecca, dan Pfizer dengan jumlah 100 dosis per harinya.

“Tapi kalau sebelum pukul 14.00 WIB dosis sudah habis, kami akan menambah lagi. Syarat vaksinnya cuma fotocopy ktp saja, dan ini terbuka untuk semua usia dari anak-anak hingga dewasa,” tambahnya.

Editorial Team

Related Article