Manager Distribusi TransNusa, Prihasto Harry sosialisasi layanan TransNusa dalam Agent Gathering “Lampung Menuju Tanah Suci: Inovasi Konektivitas Umrah via Kuala Lumpur”, digelar FlyFursan bersama Transnusa di Holiday Inn Bukit Randu, Bandar Lampung, Senin (28/9/2029). (IDN Times/Martin L Tobing).
Manager Distribusi TransNusa, Prihasto Harry mengemukakan, Lampung market luas dan potensial terutama untuk layanan umrah. Transnusa menangkap potensi ini dari sisi konektivitas jaringan yang potensial untuk dijajaki.
"Terutama rute Lampung-Kuala Lumpur. Mendarat di premium terminal KLIA 1. Itu memungkinkan konektivitas yang baik Transnusa sebagai feeder dengan maskapai besar yang sudah kerjasama dengan kami, khususnya untuk layanan umrah," paparnya.
Ia berharap, agent gathering digelar hari ini dapat membantu masyarakat Lampung memiliki pilihan paket perjalanan umrah tidak hanya dari Jakarta ke Tanah Suci, tapi bisa dari Lampung ke Kuala Lumpur lalu ke Arab Saudi.
Prihasto mengatakan, dari sisi load factor pun, sejak Transnusa melayani rute Lampung-Kuala Lumpur dan Lampung-Jakarta cukup positif. Pada long weekend, load factor dapat mencapai 90 persen dan hari normal kisaran 60-70 persen.
"Adanya kolaborasi dgn travel agent harapannya Transnusa bisa makin dikenal masyaraka. Tidak hanya untuk umrah saja, tapi perjalanan bisnis dan wisata, Lampung potensinya cukup besar tarik wisatawan dari Malaysia atau sebaliknya. Begitu juga rute Lampung ke Jakarta hingga ke kawasan Indonesia Timur Transnusa ada layanan itu," katanya.