Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Erupsi Anak Krakatau, Bagaimana Perjalanan Kereta Api di Lampung?
Aktivitas perjalanan kereta api di wilayah KAI Divre IV Tanjungkarang. (Dok. KAI Divre IV Tanjungkarang).
  • KAI Divre IV Tanjungkarang menyatakan sebaran abu erupsi Gunung Anak Krakatau di sejumlah wilayah Lampung, termasuk Bandar Lampung, belum mengganggu operasional kereta api.
  • KAI menyiagakan petugas untuk memantau jalur, stasiun, prasarana, dan lingkungan sekitar lintasan secara berkala serta berkoordinasi dengan pihak terkait demi keselamatan perjalanan.
  • Masyarakat dan pelanggan diminta tetap tenang, mengikuti informasi resmi serta arahan petugas, dan memakai masker saat beraktivitas luar ruangan untuk mengurangi paparan abu vulkanik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang memastikan sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) belum mengganggu perjalanan kereta api di wilayah setempat.

Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari mengatakan, sebaran abu vulkanik telah terpantau di sejumlah wilayah Lampung, termasuk Kota Bandar Lampung hingga saat ini belum berdampak terhadap operasional kereta api.

"Ya, sejauh ini sebaran abu vulkanik tidak mengganggu perjalanan kereta api di wilayah Divre IV Tanjungkarang. KAI terus melakukan pemantauan kondisi jalur dan stasiun, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman," ujarnya dikonfirmasi, Senin (7/9/2027).

1. Petugas siaga pantau kondisi jalur kereta

Aktivitas perjalanan kereta api di wilayah KAI Divre IV Tanjungkarang. (Dok. KAI Divre IV Tanjungkarang).

Terkait kondisi ini, Zaki mengatakan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama KAI di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau yang hingga kini terpantau masih berlangsung.

Menurutnya, petugas di lapangan telah disiagakan untuk melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi prasarana perkeretaapian dan lingkungan di sekitar jalur.

"Kami memastikan seluruh aspek keselamatan tetap menjadi prioritas. Apabila terdapat perkembangan kondisi di lapangan, kami akan segera melakukan evaluasi dan mengambil langkah yang diperlukan," katanya.

2. Minta ikuti perkembangan informasi

Aktivitas perjalanan kereta api di wilayah KAI Divre IV Tanjungkarang. (Dok. KAI Divre IV Tanjungkarang).

KAI Divre IV Tanjungkarang mengimbau masyarakat dan pelanggan kereta api tetap tenang serta tidak perlu khawatir melakukan perjalanan. Selain itu, pelanggan diminta mengikuti informasi resmi KAI dan arahan petugas di stasiun maupun selama perjalanan.

"KAI terus memantau kondisi jalur, stasiun, serta lingkungan di sekitar lintasan sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan aktivitas vulkanik," ucap Zaki.

3. Imbau pelanggan tetap tenang

Aktivitas perjalanan kereta api di wilayah KAI Divre IV Tanjungkarang. (Dok. KAI Divre IV Tanjungkarang).

Bagi masyarakat terpaksa beraktivitas di luar ruangan, Zaki menambahkan, KAI mengingatkan agar tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan menggunakan masker sebagai perlindungan dari paparan abu vulkanik, sesuai imbauan pemerintah dan instansi terkait.

Selain itu, pihaknya turut mengimbau masyarakat hingga para pelanggan jasa transportasi kereta api untuk tetap tenang dan selalu waspada atas kondisi yang sedang berlangsung.

"KAI akan terus memonitor perkembangan situasi dan memastikan perjalanan kereta api tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan," imbuh Zaki.

Curated For You

Editorial Team

Related Article