Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Erupsi Anak Krakatau, Aktivitas Penyeberangan di Bakauheni Meningkat
Aktivitas Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (6/9/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
  • Volume kendaraan di Pelabuhan Bakauheni pada 1-6 September 2026 mencapai 42.462 unit, naik 3.732 kendaraan atau 9,6 persen dibanding periode sama 2025.
  • ASDP belum memastikan kenaikan kendaraan berkaitan langsung dengan erupsi Anak Krakatau; analisis lanjutan diperlukan sambil memantau cuaca, perairan, dan informasi instansi terkait.
  • Penyeberangan Bakauheni-Merak tetap normal dengan 28 kapal dari Bakauheni dan 32 dari Merak; ASDP membagikan masker serta mengimbau pengguna memantau informasi resmi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lampung Selatan, IDN Times - Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda turut berdampak terhadap peningkatan pelayanan jasa penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.

General Manager (GM) ASDP Indonesia Cabang Utama Bakauheni, Partogi Tamba mengatakan, berdasarkan data produksi kendaraan, terjadi peningkatan volume kendaraan periode 1-6 September 2026 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

"Kalau kita lihat dari data, memang ada kenaikan volume kendaraan secara keseluruhan. Periode 1-6 September 2025 tercatat 38.730 kendaraan, sedangkan pada periode yang sama tahun 2026 mencapai 42.462 kendaraan," ujarnya dikonfirmasi, Senin (7/9/2026).

1. Data tahunan meningkat

Aktivitas Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (6/9/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Merujuk data tersebut, Partogi menjelaskan, aktivitas pelayanan secara umum meningkat sebanyak 3.732 kendaraan atau tumbuh sekitar 9,6 persen secara tahunan atau year on year (YoY).

Pada 1 September 2026, volume kendaraan tercatat tumbuh 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kemudian pada 2 September tumbuh 20 persen dan pada 3 September meningkat 9 persen. Pada 4 September, pertumbuhan relatif stabil atau 0 persen.

Kemudian pada 5 September terjadi penurunan sekitar 8 persen. Namun pada 6 September kembali meningkat cukup signifikan, yakni 26 persen,.

"Untuk diketahui, pada 6 September 2025 tercatat hanya ada sebanyak 6.813 kendaraan. Sementara pada tanggal yang sama tahun 2026, jumlah kendaraan mencapai 8.601 unit," jelas Partogi

2. Belum bisa dikaitkan langsung dengan erupsi

Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) pada Sabtu (5/9/2026) dini hari. (Dok. Eghie Febriansyah).

Meski peningkatan volume kendaraan terjadi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Partogi mengatakan, pihaknya belum dapat menyimpulkan adanya hubungan langsung antara fenomena tersebut dengan kenaikan jumlah kendaraan.

Menurutnya, untuk memastikan apakah aktivitas erupsi GAK turut memengaruhi mobilitas masyarakat melalui Pelabuhan Bakauheni diperlukan analisis lebih lanjut dengan mempertimbangkan berbagai faktor.

"Itu masih perlu dilakukan analisis khusus. Kalau berdasarkan data memang ada kenaikan, tetapi kita belum bisa mengatakan kenaikan ini secara langsung disebabkan oleh aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau," jelasnya.

Maka dari itu, ASDP akan tetap berpedoman pada kondisi aktual di lapangan serta informasi dari instansi terkait dalam menjalankan layanan penyeberangan. "Yang paling utama adalah keselamatan pengguna jasa dan pelayaran. Kami terus memantau kondisi cuaca dan lingkungan perairan serta berkoordinasi dengan regulator, BMKG dan PVMBG," lanjut dia.

3. Operasional penyeberangan tetap normal

Aktivitas Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (6/9/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Hingga saat ini, Partogi memastikan layanan penyeberangan di lintasan Bakauheni-Merak masih berjalan normal. Dari sisi Bakauheni, sebanyak 28 kapal disiapkan untuk melayani pengguna jasa dan 32 kapal yang disiapkan untuk operasional penyeberangan dari Merak.

Dari produksi layanan, Cabang Bakauheni mencatat 1.361 penumpang dan 7.371 kendaraan pada Jumat (4/9/2026). Kemudian Sabtu (5/9/2026), tercatat 1.365 penumpang dan 6.736 kendaraan.

"Operasional sampai saat ini berjalan normal. Kami tetap melakukan pemantauan dan langkah antisipatif karena kondisi aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian," kata dia.

4. Minta pengguna jasa pantau informasi resmi

Aktivitas Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (6/9/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan paparan debu atau abu vulkanik, Partogi menambahkan ASDP juga membagikan masker kepada kru KMP Jatra III serta pengguna jasa yang turun dan naik melalui kapal tersebut.

Selain itu, ia tetap mengimbau pengguna jasa untuk tetap memantau informasi resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memantau informasi resmi sebelum berangkat dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama," imbuh Partogi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article