Lampung Timur, IDN Times - Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) masih mendalami dugaan adanya aktor lain di balik peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan konservasi setempat.
Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi mengatakan, pihaknya memang pernah menangkap seorang pemburu liar mengaku terlibat dalam aksi pembakaran. Namun, kasus tersebut tidak serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyimpulkan seluruh kejadian karhutla di TNWK dilakukan oleh pemburu.
"Februari kemarin ada pemburu yang tertangkap dan mengaku melakukan pembakaran. Sekarang sudah divonis tiga tahun. Tapi belum bisa digeneralisir bahwa yang melakukan pembakaran adalah pemburu," ujarnya.
