Bakal Jadi UPTP, Menaker Wajibkan BLK di Lampung Punya Jurusan Ini

- Kementerian Ketenagakerjaan mewajibkan setiap balai pelatihan memiliki lima jurusan strategis, termasuk pertanian, manufaktur, hospitality, digital, dan bahasa.
- Pihak Kemenaker akan mengembangkan potensi daerah dengan menyesuaikan jumlah jurusan yang ditawarkan di setiap provinsi.
- Gedung lama UPTD BLK Lampung akan direvitalisasi mulai tahun 2025 dengan target satu juta orang mengikuti program pelatihan di sana.
Bandar Lampung, IDN Times - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia (RI) mewajibkan setiap balai pelatihan memiliki lima jurusan. Menteri Ketenagakerjaan (Kemenaker) Indonesia, Prof. Yassierli mengatakan, jurusan tersebut sudah diidentifikasi oleh tim dari kementerian.
"Kita sudah identifikasi yang strategis seperti pertanian, kemudian terkait tentang manufaktur, hospitality, digital dan bahasa. Minimal lima itu harus ada di setiap balai," katanya saat meninjau UPTD BLK Lampung, Selasa (21/1/2025).
1. Maksimalkan potensi

Yassierli mengatakan, nantinya selain lima jurusan tersebut, pihaknya bakal mengembangkan potensi yang dimiliki oleh setiap daerah.
"Nanti akan disesuaikan, jumlah jurusannya itu nanti kita akan coba, karena masing-masing provinsi itu kan beda potensinya. Tapi, nanti kita cek lagi kekhasannya Lampung seperti apa," ujarnya.
2. Revitalisasi gedung

Menaker juga menjelaskan, nantinya gedung lama UPTD BLK Lampung akan direvitalisasi kemungkinannya bakal dimulai pada tahun 2025 ini.
"Master plannya sudah ada, bisa tahun ini bisa tahun depan tapi master plannya sudah ada. Ada yang membangun ada yang merevitalisasi prioritasnya tentunya kita sesuaikan prioritas Lampung," jelasnya.
Terkait anggaran, Yassierli membeberkan kalau sudah ada namun dirinya enggan menyebut jumlahnya. "Untuk anggaran sudah ada," tuturnya.
3. Target 1 juta orang ikut pelatihan

Yassierli menyampaikan, Kemenaker menargetkan 2025 ini ada sebanyak satu juta orang mengikuti program pelatihan di UPTP BLK.
"Kita target se-nasional itu 1 juta jadi nanti ada kontribusi dari Lampung juga berapa dan itu naik siginifikan dari saat ini. Saat ini mungkin maksimum 300, dan ini kalo target satu juta mungkin bisa puluhan ribu yang bisa dilatih disini (UPTP) BLK Lampung," ujarnya.