Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pencinta Dubai Chewy Wajib Tahu, Ada 5 Kue Tradisional Tak Kalah Legit

Pencinta Dubai Chewy Wajib Tahu, Ada 5 Kue Tradisional Tak Kalah Legit
Foto Menu Kue Tradisional (IDN Times/Gabriella Leony Navtalie)
Intinya Sih
  • Dubai Chewy sedang viral di media sosial, namun Indonesia punya banyak kue tradisional dengan tekstur kenyal dan rasa manis yang tak kalah menggoda.
  • Lima kue tradisional seperti kue bugis, klepon, onde-onde, timpan, dan moci Sukabumi menonjolkan bahan dasar tepung ketan serta isian manis khas Nusantara.
  • Kudapan klasik ini tetap populer karena cita rasa autentik dan keunikan teksturnya, membuktikan kuliner lokal mampu bersaing di tengah tren camilan modern.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Dubai Chewy jadi salah satu camilan yang sedang naik daun di media sosial. Perpaduan tekstur lembut, kenyal, dan rasa manis membuat kudapan ini diburu banyak pencinta kuliner.

Meski tengah viral, Indonesia sebenarnya memiliki beragam kue tradisional dengan karakter tak kalah menggugah selera. Beberapa di antaranya menawarkan tekstur kenyal dan legit yang cocok bagi pencinta kudapan manis, bahkan telah menjadi favorit masyarakat sejak puluhan tahun lalu. Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Kue bugis

Kue bugis (youtube.com/CR COOK)
Kue bugis (youtube.com/CR COOK)

Kue bugis merupakan salah satu jajanan tradisional banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Kue ini terbuat dari tepung ketan sehingga memiliki tekstur lembut dan kenyal saat disantap.

Di bagian dalamnya terdapat isian unti kelapa yang dimasak bersama gula merah. Perpaduan rasa manis dan gurih membuat kue bugis tetap digemari hingga kini, baik sebagai camilan sehari-hari maupun sajian acara keluarga.

2. Klepon

ilustrasi makanan tradisional klepon untuk isian snackbox (pexels.com/Meggy Kadam Aryanto)
ilustrasi makanan tradisional klepon untuk isian snackbox (pexels.com/Meggy Kadam Aryanto)

Klepon menjadi salah satu kue tradisional paling populer di Indonesia. Kudapan berbentuk bulat berwarna hijau ini dibuat dari tepung ketan dan dibalut kelapa parut.

Keunikan klepon terletak pada isian gula merah cair yang meleleh saat digigit. Sensasi manis yang berpadu dengan tekstur kenyal membuat jajanan pasar ini tetap memiliki banyak penggemar.

3. Onde-onde

Ilustrasi Makanan Tradisional Onde-Onde (freepik.com/Nur Khalalli)
Ilustrasi Makanan Tradisional Onde-Onde (freepik.com/Nur Khalalli)

Onde-onde dikenal dengan lapisan biji wijen yang menyelimuti bagian luarnya. Kue ini umumnya berisi pasta kacang hijau yang lembut dan manis.

Meski memiliki tekstur yang berbeda dengan kue berbahan ketan, onde-onde tetap menawarkan sensasi legit yang khas. Tak heran jika jajanan tradisional ini masih mudah ditemukan di pasar maupun toko kue hingga sekarang.

4. Kue timpan

kue timpan khas Aceh (instagram.com/anindyadinarta)
kue timpan khas Aceh (instagram.com/anindyadinarta)

Kue timpan merupakan salah satu kuliner tradisional khas Aceh yang kerap hadir dalam berbagai perayaan dan acara adat. Kue ini dibuat dari campuran tepung ketan dan pisang yang menghasilkan tekstur lembut serta kenyal.

Isian timpan cukup beragam, mulai dari srikaya hingga unti kelapa. Dibungkus daun pisang, kue ini memiliki aroma khas yang membuat cita rasanya semakin nikmat.

5. Mochi sukabumi

Ilustrasi mochi sukabumi (freepik.com/freepik)
Ilustrasi mochi sukabumi (freepik.com/freepik)

Moci Sukabumi telah lama dikenal sebagai oleh-oleh khas Kota Sukabumi, Jawa Barat. Kue berbahan tepung ketan ini memiliki tekstur kenyal yang menjadi daya tarik utamanya.

Biasanya moci berisi kacang tanah yang dihaluskan dan diberi pemanis. Kini, variasi rasa semakin beragam, tetapi tekstur lembut dan kenyalnya tetap menjadi ciri khas yang membuat moci digemari berbagai kalangan.

Itulah lima kue tradisional Indonesia yang tak kalah legit untuk dinikmati. Selain menawarkan cita rasa khas Nusantara, kudapan tersebut juga membuktikan kekayaan kuliner Indonesia tetap mampu bersaing di tengah tren camilan modern yang terus bermunculan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest Food Lampung

See More