Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Empat Laga Kalah, Pelatih Bhayangkara FC Waspadai Kebangkitan PSIM

Bandar Lampung
3 min read
Empat Laga Kalah, Pelatih Bhayangkara FC Waspadai Kebangkitan PSIM
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon saat Pre Match Press Conference di Stadion Pahoman, Senin (19/10/2026). (Dok. MO Bhayangkara FC).
  • Bhayangkara Presisi Lampung FC mewaspadai PSIM Yogyakarta yang belum menang dalam lima laga, karena tim lawan diprediksi tampil maksimal demi keluar dari tren negatif.

  • Bhayangkara kehilangan Jefferson Brenes akibat kartu merah dan Matias Ocampo karena akumulasi kartu kuning, tetapi pelatih Oscar Bruzon menilai kedalaman skuad siap menutup absensi.

  • Jadwal padat selama sekitar dua pekan di Pulau Jawa membuat Bhayangkara perlu mengelola kebugaran pemain, terutama menghadapi potensi kelelahan pada babak kedua.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times – Bhayangkara Presisi Lampung FC mewaspadai kebangkitan PSIM Yogyakarta menjelang pertemuan kedua tim pertandingan keenam Super League di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) pukul 19.00 WIB.

Kewaspadaan itu lantaran, lima pertandingan PSIM menelan hasil minor yaitu satu kali seri dan empat kali kalah beruntun. Menurut Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon, menghadapi tim yang sedang berusaha keluar dari tren negatif bukanlah perkara mudah.

PSIM diperkirakan bakal mengerahkan kemampuan terbaik demi mendapatkan poin. "Full respect to our rival. Kami tahu pertandingan besok akan sulit. Situasi itu justru bisa membuat lawan tampil lebih berbahaya (melawan Bhayangkara)," tegasnya saat Pre Match Press Conference di Stadion Pahoman, Senin (19/10/2026).

  1. 1. Minus Brenes dan Ocampo

    Potret skuad Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Madura United di Stadion Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Jumat (16/10/2026) malam
    Potret skuad Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Madura United di Stadion Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Jumat (16/10/2026) malam. (Instagram/@bhayangkarafc)

    Oscar menyatakan, Bhayangkara FC tidak akan menganggap remeh PSIM meski lawannya sedang mengalami periode sulit. Karena itu, The Guardians of Saburai dituntut menjaga konsentrasi dan tidak terlena dengan kondisi lawan.

    Selain itu, kewaspadaan menjadi modal penting agar peluang meraih poin penuh di kandang tidak terbuang. Ditambah lagi, Bhayangkara Presisi Lampung FC menghadapi pertandingan besok tanpa dua andalan yakni, Jefferson Brenes Rojas dan Matias Ernesto Ocampo Ornizun.

    Brenes tidak bermain lantaran diganjar kartu merah kala melawan Madura United Jumat pekan lalu. Sedangkan Ocampo akumulasi kartu kuning.

  2. 2. Kedalaman skuat diklaim mumpuni

    Potret skuad Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Madura United di Stadion Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Jumat (16/10/2026) malam
    Potret skuad Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Madura United di Stadion Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Jumat (16/10/2026) malam. (Instagram/@bhayangkarafc)

    Meski kehilangan dua pemain tersebut, Oscar tetap optimistis dengan komposisi tim yang dimilikinya. Ia menilai, kedalaman skuad Bhayangkara cukup baik untuk mengatasi situasi tersebut.

    Oscar menegaskan, meski besok bermain tanpa Brenes dan Ocampo, pemain yang tersedia saat ini memiliki kualitas untuk mengisi posisi yang ditinggalkan. Tim pelatih pun telah menyiapkan solusi agar absennya Ocampo dan Brenes tidak terlalu memengaruhi permainan.

    "Kami memiliki pemain-pemain berkualitas yang siap menjalankan strategi tim. Kami berharap para pemain bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan kontribusi maksimal.

  3. 3. Waspadai kelelahan setelah dua pekan di Pulau Jawa

    Potret skuad Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Madura United di Stadion Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Jumat (16/10/2026) malam
    Potret skuad Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Madura United di Stadion Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Jumat (16/10/2026) malam. (Instagram/@bhayangkarafc)

    Jadwal pertandingan yang padat menjadi tantangan lain bagi Bhayangkara. Selama sekitar dua pekan, tim menjalani rangkaian training campi dan pertandingan di Pulau Jawa. Termasuk laga tandang melawan Arema FC Madura United.

    "Jarak perjalanan yang panjang dan waktu istirahat yang terbatas berpotensi memengaruhi kebugaran pemain, terutama pada babak kedua," jelas Oscar.

    Oscar menyadari kondisi tersebut perlu diperhitungkan dalam persiapan tim. Pelatih dan pemain harus mampu mengelola kondisi fisik pemain agar tetap bisa menjalankan rencana skema permainan sepanjang pertandingan.

    "Kondisi fisik pemain pada babak pertama mungkin masih cukup stabil. Namun, tantangan sesungguhnya bisa terlihat ketika pertandingan memasuki babak kedua, saat kelelahan mulai memengaruhi intensitas permainan," tukas pelatih.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More