Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung vs Dewa United. (IDN Times/Muhaimin)
Memasuki babak kedua, PSS Sleman langsung meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-48, tendangan bebas Brenes masih melambung di atas gawang tuan rumah.
Dua menit berselang, PSS akhirnya berhasil membuka keunggulan. Jajang Mulyana mencetak gol melalui sundulan setelah memanfaatkan sepak pojok yang dilepaskan Riko Simanjuntak pada menit ke-50.
Tertinggal satu gol membuat Bhayangkara Lampung FC berusaha keluar dari tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, sejumlah upaya anak asuh Oscar Bruzon belum membuahkan hasil.
Oscar Bruzon kemudian melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Sani Rizki dan Moises untuk menambah kreativitas serta daya gedor lini serang Bhayangkara.
Perubahan tersebut mulai memberikan dampak terhadap permainan Bhayangkara. Pada menit ke-72, Ferre Murarri melepaskan tendangan dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan bola liar hasil sepak pojok Brenes. Namun, tembakannya masih belum tepat sasaran.
Usaha Bhayangkara akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Berawal dari sepakan Sidibé yang membentur kaki pemain belakang PSS, bola kemudian mengarah kepada Sani Rizki yang berdiri bebas tanpa pengawalan.
Sani berhasil memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol penyeimbang bagi Bhayangkara Lampung FC. Skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Kedua tim berusaha mencari gol tambahan untuk mengamankan kemenangan.
Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Bhayangkara Lampung FC dan PSS Sleman pun harus puas berbagi satu poin.