Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
2.664 Atlet Renang Siap Tanding Kejurnas Walikota Bandar Lampung Cup
ilustrasi renang (Pexels/@kindlemedia)
  • Kejurnas Renang Walikota Bandar Lampung Cup 2026 digelar 23–25 Oktober di Kolam Renang Pahoman, dengan 2.664 atlet terdaftar, melampaui target 2.000 peserta.
  • Sebanyak 555 atlet mengikuti kategori championship dan 2.109 kategori fun swimming; panitia membatasi nomor pertandingan demi keselamatan serta kenyamanan peserta.
  • Empat juri nasional memimpin lomba yang memakai sistem Spectra terintegrasi database PB Akuatik Indonesia, sehingga catatan waktu dan rekor atlet diakui secara nasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Kejuaraan Nasional Renang Walikota Bandar Lampung Cup 2026 siap digelqr di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, pada 23—25 Oktober 2026. Berdasarkan data panitia, tercatat sebanyak 2.664 orang atlet sudah mendaftar sampai Kamis ini.

Dari total pendaftar tersebut, 555 atlet akan turun di kategori championship dan 2.109 atlet bertanding di kategori fun swimming. Jumlah ini jauh melampaui target panitia sebanyak 2.000 atlet.

1. Empat juri nasional pimpin pertandingan

ilustrasi wasit (pixabay.com/Free-Photos)

Ketua Pelaksana Walikota Bandar Lampung Cup 2026, Yudha Al Hadjid menyatakan kejuaraan ini menjadi yang terbanyak dari sisi peserta dibandingkan pelaksanaan Kejuaraan Renang Walikota Bandar Lampung Cup sebelumnya. Tingginya animo peserta mengikuti kejuaraan ini membuat panitia pelaksana terpaksa membatasi nomor pertandingan.

“Kita harus batasi karena panitia harus tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan semua pihak,” jelas pria yang juga mantan atlet renang ini, Kamis (22/10/2026).

Yudha menambahkan, tidak hanya dari jumlah peserta, kejuaran kali ini juga akan lebih berkualitas dari sisi pertandingan. Itu karena, empat orang juri nasional dari PB Akuatik Indonesia akan bertugas memimpin pertandingan.

“Ini baru pertama di Lampung. Satu kejuaraan renang dipimpin empat wasit nasional dari PB Akuatik Indonesia,” terang Yudha.

2. Pakai sistem Spectra terintegrasi langsung database nasional PB Akuatik Indonesia

Ilustrasi renang (pexels.com/Kalistro)

Yudha menjelaskan, sejumlah klub besar dari Sumatera Selatan, Jambi, Jawa dan Banten dipastikan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Selain itu, belasan klub renang asal Lampung juga siap bersaing pada ajang nasional tersebut.

“Persaingan nanti pasti akan ketat terlebih lagi kejuaraan ini akan dijadikan ajang pemanasan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung,” kata Yudha.

Menurutnya, kejuaraan ini memiliki nilai strategis karena menggunakan sistem Spectra terintegrasi langsung dengan database nasional PB Akuatik Indonesia. Melalui sistem tersebut, seluruh catatan waktu dan prestasi atlet yang bertanding di Kolam Renang Pahoman akan tercatat secara resmi di tingkat nasional.

“Jika terjadi pemecahan rekor maka catatan waktunya akan diakui dan dicatat di database PB Akuatik Indonesia,” jelas anggota DPRD Lampung ini.

3. Dibagi dua kategori

ilustrasi renang (pexels/Jim De Ramos)

Kejuaraan Walikota Bandar Lampung Cup 2026 ini dibagi menjadi dua kategori utama, yakni kategori Champion yang menggunakan regulasi resmi PB Akuatik Indonesia. Selain itu ada kategori Fun Swimming yang diperuntukkan bagi pelajar dan perenang pemula.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menyambut baik Kejuaraan Renang Walikota Bandar Lampung Cup 2026. Ia mengajak seluruh seluruh atlet, pelatih klub, serta insan olahraga akuatik di seluruh Indonesia untuk bersama sama menyukseskan lomba ini.

Ia juga berharap, selain menjadi ajang kompetisi, Walikota Bandar Lampung Cup 2026 mampu memperkuat pembinaan atlet usia dini dan menjaring bibit potensial renang nasional.

Curated For You

Editorial Team

Related Article