Semakin bertambah usia, semakin banyak hal diharapkan dari diri sendiri. Mulai dari memiliki pekerjaan mapan, penghasilan yang cukup, hingga kehidupan terlihat berhasil di mata orang lain. Namun, di tengah usaha memenuhi berbagai tuntutan tersebut, ada satu hal terkadang sulit dihindari: dibandingkan dengan orang lain.
"Temanmu sudah jadi manajer, kamu kapan?" atau "Lihat anak tetangga, sekarang sudah punya rumah sendiri." Kalimat seperti ini mungkin terdengar sederhana bagi orang yang mengucapkannya. Namun, bagi orang yang menerimanya, perbandingan tersebut bisa menimbulkan rasa kecewa, minder, bahkan mempertanyakan kemampuan diri sendiri.
Padahal, menjadi dewasa bukan berarti seseorang harus memiliki kehidupan yang sama dengan orang lain. Setiap orang punya latar belakang, kesempatan, dan perjalanan yang berbeda. Jika kamu masih sering merasa tidak cukup baik setelah dibandingkan dengan orang lain, ada beberapa hal yang perlu kamu pahami.
