Prakiraan Cuaca Lampung 27 Oktober 2026, Potensi Hujan

- BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Lampung berpotensi hujan pada Selasa, 27 Oktober 2026, dengan hujan sedang di Lampung Utara dan hujan ringan di sejumlah kabupaten lain.
- Suhu udara di Lampung diperkirakan berkisar 19–35 derajat Celsius, terendah di Lampung Barat dan tertinggi di Tulang Bawang Barat, dengan kelembapan mencapai 99 persen di beberapa daerah.
- Masyarakat diimbau mewaspadai jalan licin, genangan, udara kabur atau kabut, terutama di Lampung Barat, serta memantau pembaruan cuaca BMKG sebelum beraktivitas atau bepergian.
Bandar Lampung, IDN Times - Prakiraan cuaca Provinsi Lampung, Selasa (27/10/2026, menunjukkan potensi hujan di sejumlah kabupaten dan kota. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di sebagian besar wilayah Lampung diprakirakan mengalami hujan ringan.
Dari sisi suhu udara berkisar 19–35 derajat Celsius. Suhu terendah diprakirakan mencapai 19 derajat Celsius di Lampung Barat, sedangkan suhu tertinggi mencapai 35 derajat Celsius di Tulang Bawang Barat.
Sementara kelembapan mencapai 99 persen di beberapa daerah. Kelembapan udara yang tinggi di sejumlah daerah menunjukkan kondisi atmosfer yang relatif lembap.
Selain hujan, potensi lainnya patut dicermati adalah udara kabur. Masyarakat sebaiknya menyiapkan perlengkapan hujan saat beraktivitas di luar ruangan dan mengikuti informasi cuaca terbaru dari BMKG.
Berikut IDN Times sajikan prakiraan cuaca Lampung hari ini.
1. Prakiraan cuaca 15 kabupaten/kota di Lampung
Kabupaten/Kota | Gambaran Cuaca | Suhu Udara | Kelembapan | Potensi yang Perlu Diwaspadai |
|---|---|---|---|---|
Bandar Lampung | Udara kabur | 24–29°C | 67–94% | Jarak pandang dapat berkurang |
Lampung Selatan | Hujan ringan | 25–30°C | 63–97% | Jalan licin saat hujan |
Lampung Tengah | Hujan ringan | 24–34°C | 49–96% | Hujan lokal dan perubahan cuaca |
Lampung Utara | Hujan sedang | 25–33°C | 54–94% | Hujan dengan intensitas sedang |
Lampung Barat | Hujan ringan | 19–26°C | 66–99% | Hujan dan udara dingin |
Lampung Timur | Hujan ringan | 25–32°C | 54–98% | Jalan licin saat hujan |
Tanggamus | Hujan ringan | 22–25°C | 84–98% | Kelembapan tinggi dan hujan |
Way Kanan | Hujan ringan | 24–34°C | 51–97% | Perubahan cuaca dan hujan |
Pesawaran | Udara kabur | 22–28°C | 65–97% | Jarak pandang dapat berkurang |
Pringsewu | Hujan ringan | 24–33°C | 50–96% | Hujan lokal |
Mesuji | Hujan ringan | 24–33°C | 55–98% | Hujan lokal dan kelembapan tinggi |
Tulang Bawang | Udara kabur | 25–32°C | 51–98% | Jarak pandang dapat berkurang |
Tulang Bawang Barat | Hujan ringan | 24–35°C | 46–96% | Hujan lokal dan suhu relatif tinggi |
Pesisir Barat | Hujan ringan | 22–27°C | 72–98% | Hujan di wilayah pesisir |
Kota Metro | Udara kabur | 24–33°C | 54–95% | Jarak pandang dapat berkurang |
2. Wilayah perlu mewaspadai hujan

ilustrasi hujan (magnific.com/rawpixel.com) Berdasarkan tabel prakiraan BMKG, Lampung Utara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang. Sementara itu, hujan ringan berpotensi terjadi di Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Barat, Lampung Timur, Tanggamus, Way Kanan, Pringsewu, Mesuji, Tulang Bawang Barat, dan Pesisir Barat.
Masyarakat diimbau berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hujan turun dan menyebabkan jalan licin. Warga juga perlu memantau perkembangan cuaca melalui pembaruan resmi BMKG.
Perubahan cuaca dapat terjadi dalam waktu relatif singkat. Karena itu, masyarakat yang menggunakan sepeda motor maupun transportasi umum sebaiknya menyiapkan jas hujan atau payung sebelum berangkat.
Pengendara juga perlu menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan ketika jalan basah. Genangan air yang menutupi permukaan jalan perlu diwaspadai karena dapat menyulitkan pengendara memperkirakan kondisi jalan.
3. Lampung Barat berpotensi mengalami suhu sejuk dan kabut

ilustrasi alam suhu sejuk (unsplash.com/Tim Swaan) Wilayah Lampung Barat memiliki karakteristik suhu yang relatif lebih rendah dibandingkan sejumlah daerah lain di Lampung. Kondisi ini perlu diperhatikan masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari, terutama pengendara yang melintasi kawasan perbukitan.
Ketika udara kabur atau kabut muncul, jarak pandang pengendara dapat berkurang. Karena itu, masyarakat perlu berkendara dengan kecepatan aman dan menyalakan lampu kendaraan sesuai kondisi jalan.
4. Waspadai kelembapan udara tinggi di sejumlah wilayah

ilustrasi udara segar (vecteezy.com/Kanokpol Prasankhamphaibun) Kelembapan udara menjadi salah satu unsur penting dalam prakiraan cuaca. Kondisi lembap dapat membuat udara terasa lebih pengap, terutama ketika suhu meningkat pada siang hari.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan sebaiknya menjaga kecukupan cairan tubuh dan menggunakan pakaian yang nyaman. Bagi warga yang hendak bepergian, memantau pembaruan prakiraan cuaca juga dapat membantu menentukan waktu perjalanan.






















