Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tips Memilih Hewan Kurban Sehat dan Cara Angkut Hewan Agar Tak Stres

Tips Memilih Hewan Kurban Sehat dan Cara Angkut Hewan Agar Tak Stres
ilustrasi sapi qurban (pexels.com/Gabriela Cheloni)
Intinya Sih
  • Idul Adha merupakan momen melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.
  • Pemilihan hewan kurban harus memperhatikan kesehatan, usia, dan kondisi fisiknya sesuai syariat Islam.
  • Cara mengangkut hewan kurban juga perlu diperhatikan agar tetap nyaman dan tidak stres selama perjalanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Hari raya Idul Adha 1445 Hijriah atau biasa disebut lebaran haji akan diperingati dua minggu lagi. Bagi umat Muslim, Idul Adha menjadi moment melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.

Ibadah kurban melibatkan penyembelihan hewan tertentu dengan niat tulus dan mengikuti tata cara ditetapkan dalam agama Islam. Dalam pelaksanaan kurban, sejumlah kriteria hewan sudah diatur sesuai syariat Islam terkait ketentuan hewan kurban, mulai dari usia hingga kondisi kesehatannya.

Sehingga tak sembarangan hewan bisa dijadikan sebagai kurban. Namun tak kalah penting adalah memperhatikan cara mengangkut hewan kurban agar tetap nyaman dan tidak membuat hewan stres.

Berikut IDN Times rangkum cara melihat kondisi hewan sehat untuk kurban dan cara pengangkutan berdasarkan penjelasan organisasi pemerintah, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner.

1. Perhatikan bagian tubuh hewan

ilustrasi kambing qurban (pexels.com/Pavel Bondarenko)
ilustrasi kambing qurban (pexels.com/Pavel Bondarenko)

Saat memilih hewan untuk kurban, pastikan hewan dalam kondisi sehat memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan tidak cacat seperti buta, pincang, cacat telinga dan organ lainnya. Kemudian, hewan sudah cukup umur.

Cara memilih hewan sehat untuk kurban adalah melihat hewan dari sisi kanan, kiri, depan dan belakang, lalu periksa kaki dan kuku. Perhatikan cermin hidung. Jika kering, ada kemungkinan sakit atau demam.

Kemudian, perhatikan lubang tubuh dan mata, serta beri hewan makanan dan lihat cara hewan tersebut merespons. Kamu juga bisa meminta pedagang untuk menjalankan hewan tersebut dan perhatikan cara jalannya.

2. Ciri-ciri hewan sakit dan sehat

ilustrasi sapi terbesar (pexels.com/Tobi)
ilustrasi sapi terbesar (pexels.com/Tobi)

Jika hewan tersebut sehat, maka dia akan aktif bergerak, bergairah, mata bersinar, bersih, kulit dan bulu bagus serta nafsu makan bagus. Dari segi penampilan, hewan sehat juga terlihat gagah dan cermin hidung basah.

Sementara itu, jika hewan sakit akan terlihat lemah, lesu, diam dan menyendiri. Matanya juga terlihat sayu, ngantuk dan eskudat. Lalu, kulitnya kusam, kasar serta tidak berselera makan dan cermin hidung kering.

3. Tips angkut agar kesejahteraan hewan terpenuhi

ilustrasi sapi (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
ilustrasi sapi (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Selain memperhatikan kesehatan hewan kurban, cara mengangkut hewan kurban juga perlu diperhatikan lho. Itu agar si hewan terpenuhi kesejahteraannya sehingga saat diangkut dalam kondisi nyaman, tidak stress, tidak terjadi pengurangan berat badan dan hewan tidak menjadi sakit sampai di lokasi tujuan.

Pastikan desain kendaraan sesuai untuk mengangkut ternak dan layak jalan. Serta memilih rute yang aman dan memperhatikan jarak akan di tempuh dan empat singgah yang dilalui.

Kemudian, pengemudi dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, menjalankan kendaraan dengan hati-hati serta tidak mengangkut hewan saat cuaca terik dan hujan badai.

Selanjutnya, jika pengangkutan lebih dari 8-12 jam wajib diistrahatkan serta diberi makan dan minum. Jangan lupa, pilih lokasi  teduh saat mengistirahatkan ternak dan amati kondisi ternak selama perjalanan, pastikan tidak ada yang cedera atau luka.

Share Article
Topics
Editorial Team
Silviana
Martin Tobing
Silviana
EditorSilviana

Latest News Lampung

See More