Tim SAR Temukan Korban Hilang di Pantai Sayar Pesibar Meninggal

- Mulhakim Bin Hamzah (55), warga Pesisir Barat, ditemukan meninggal pada Sabtu setelah dilaporkan melompat ke laut di Pantai Sayar dan pencarian memasuki hari ketiga.
- Korban ditemukan pukul 14.30 WIB sekitar 0,84 mil laut barat laut dari lokasi kejadian, lalu dievakuasi Tim SAR gabungan ke rumah duka.
- Pencarian melibatkan tiga unit penyisiran laut dan pantai serta sejumlah instansi, masyarakat, dan nelayan; operasi resmi dihentikan pukul 15.30 WIB setelah korban ditemukan.
Pesisir Barat, IDN Times - Mulhakim Bin Hamzah (55), warga Pekon Kerbang Langgar, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, yang dilaporkan melompat ke laut di Pantai Sayar, Pekon Kota Karang berhasil ditemukan Tim SAR gabungan.
Korban ditemukan, Sabtu (17/10/2026) dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian memasuki hari ketiga. Korban ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB pada koordinat 5°02'34" LS dan 103°47'06" BT, atau sekitar 0,84 mil laut ke arah barat laut dari titik perkiraan lokasi kejadian.
Setelah ditemukan, tim SAR gabungan segera melakukan evakuasi dan membawa korban menuju rumah duka di Pekon Kerbang Langgar.
1. Operasi pencarian gunakan jukung dan tiga SRU

Ilustrasi Tim SAR lakukan pencarian korban yang hilang. (IDN Times/SAR Pontianak). Komandan Unit Siaga SAR Pesisir Barat, Ari Wiranata menjelaskan, sebelum korban ditemukan, tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian sejak Jumat (16/10/2026). Pada hari kedua, pencarian dilakukan melalui penyisiran laut menggunakan jukung nelayan serta penyisiran darat di sepanjang pantai.
Namun, hingga pencarian dihentikan sementara pada sore hari, korban belum berhasil ditemukan. Operasi kemudian dilanjutkan pada Sabtu pagi sesuai rencana operasi hari ketiga.
Pada hari ketiga, pencarian dilakukan dengan membagi personel menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama menyisir perairan menggunakan perahu karet bermesin dari Dermaga Balam dengan jarak pencarian sekitar 20 mil laut.
SRU kedua menggunakan jukung nelayan untuk melakukan pencarian dari Dermaga Balam ke arah Pulau Pisang, sedangkan SRU ketiga melakukan penyisiran garis pantai sejauh sekitar tiga kilometer.
2. Personel dilibatkan

Ilustrasi Tim SAR (Dok. Basarnas) Setelah korban ditemukan pada pukul 14.30 WIB, tim SAR gabungan melakukan evakuasi menuju rumah duka. Pada pukul 15.30 WIB, operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke satuan masing-masing.
Operasi SAR ini melibatkan personel Unit Siaga SAR Pesisir Barat, BPBD Pesisir Barat, Polairud, Koramil Pesisir Utara, Polsek Pesisir Utara, Puskesmas Pugung Tampak, serta masyarakat dan nelayan setempat.
3. Kerja sama dan koordinasi

ilustrasi kerjasama tim yang solid (pexels.com/fauxels) Ari menyampaikan, keberhasilan menemukan korban merupakan hasil kerja sama dan koordinasi seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Setelah melaksanakan pencarian selama tiga hari, korban akhirnya berhasil ditemukan pada Sabtu siang. Kami mengapresiasi seluruh unsur SAR gabungan, masyarakat, dan nelayan setempat yang telah bekerja sama dalam upaya pencarian hingga proses evakuasi korban. Kami juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Ari.



















