Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Soroti Vaksinasi, Kapolres Lambar Minta Aparat Miliki Sense of Crisis
Seorang warga yang tidak mengenakan masker melintas, di depan mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus corona. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Lampung Barat, IDN Times - Stok vaksin COVID-19 di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) dan Pesisir Barat sebanyak 29.780 dosis. Rinciannya, 17.298 dosis di dinas kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas Lambar; dinkes dan puskesmas Pesibar 3.842 dosis; jajaran Polres Lambar 3.068 dosis; dan Kodim 0422/LB (TNI) 5.572 dosis.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Lampung Barat, AKBP Hadi Saepul Rahman saat rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lambar dan Pemkab Pesibar di Beranda Rakyat Polres Lampung Barat, Sabtu (9/10/2021).

1. Capaian vaksinasi Lambar 22,5 persen dan Pesibar 10,8 persen

Alumni Akabri 96 Polda Lampung menggelar kegiatan vaksinasi massal COVID-19 bertempatkan di Gedung Graha Wangsa. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

Terkait vaksinasi, AKBP Hadi mengatakan, capaian vaksinasi di Lambar sebesar 22,5 persen dan Pesibar 10,8 persen. Hal itu berdasarkan persentase keseluruhan jumlah penduduk yang ada di kedua kabupaten tersebut.

Ia menambahkan, sebagai langkah tindak lanjut untuk mencapai target vaksinasi 25 persen di dua kabupaten itu, melibatkan tiga komponen antara pemerintah kabupaten, TNI, Polri dan dibantu organisasi lainnya. Kapolres Lambar juga menetapkan target vaksinasi harian dengan jumlah dosis akan dicapai dalam waktu 72 hari mulai 8 Oktober-31 Desember.

“Untuk Kabupaten Lampung Barat sebanyak 369.082 jiwa dan Kabupaten Pesisir Barat 210.205 jiwa,” paparnya.

Hadi menambahkan, pelaksanaan vaksinasi tersebut terdapat tiga instansi yang terlibat, dan masing-masing instansi mempunyai target tersendiri. Target pemda melalui dinkes mencapai 60 persen, TNI 20 persen dan Polri 20 persen.

2. Dinas Kominfo Lambar bentuk tim kreatif sosialisasi ke masyarakat via medsos

pixabay.com/geralt

Menanggapi paparan disampaikan Kapolres AKBP Hadi, Kepala Dinas Kominfo Lambar Padang Priyo Utomo, mengatakan, percepatan penanganan COVID-19 pihaknya telah membentuk tim kreatif. Tim itu melakukan penyebarluasan informasi dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat melalui media sosial.

"Kami memang dari pertama pandemik sudah melakukan upaya edukasi dengan membentuk tim kreatif untuk memberikan sosialiasi kepada masyarakat," ucapnya.

Kepala Dinas PMP, Noviardi Kuswan, menambahkan, akan mengawal dan melakukan gerilya vaksinasi memerintahkan seluruh peratin/lurah yang ada di 131 Pekon dan lima kelurahan yang ada di Lampung Barat untuk mempercepat proses target vaksinasi.

3. Pentingnya kepekaan menghadapi krisis akibat pandemik COVID-19

ilustrasi pandemi COVID-19 (ANTARA FOTO/M. Risyal Hidayat)

Kapolres Lambar AKBP Hadi Saepul menegaskan, rakor digelar antara stakeholder dua kabupaten dalam rangka menyusun strategi di lapangan terkait percepatan vaksinasi. Harapannya bukan hanya gimik belaka.

"Acara ini bukan hanya gimik kumpul-kumpul saja. Tapi dalam rangka menyusun strategi untuk menyampaikan kepada Forkopimda dan memberi semangat kepada kita semua agar turut berperan bagaimana teknis di lapangan dalam penanganan COVID-19 ini," tegasnya.

Hadi meminta seluruh instansi terkait menekankan pentingnya "sense of crisis" atau kepekaan menghadapi krisis yang diakibatkan pandemik COVID-19. "Kita harus mempunyai perasaan yang sama, sense of crisis, kata Pak Jokowi, pemikiran yang sama dan tindakan yang sama," tegasnya.

"Kemudian kita jangan terkotak-kotak antara Pemkab, TNI maupun Polri. Kita harus kerjasama, kita laksanakan kolaborasi," ucapnya.

Editorial Team

Related Article