Outlander Tabrak Mobilio di Jalan Tol Lampung, Mobil Ringsek Parah!

Lampung Selatan, IDN Times - Kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Lampung kembali terjadi. Kali ini melibatkan Mitsubishi Outlander warna putih plat nomor kendaraan BE 1654 TC dan Honda Mobilio plat nomor kendaraan BE 1172 AML.
Kecelakaan ini terjadi di KM 58+400 Jalur A di Jalan Tol Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar (Bakter), Senin, (21/2/2022) pukul 14.53 WIB. Berikut IDN Times rangkum penjelasan pengelola tol PT Hutama Karya terkait kecelakaan tersebut.
Kronologi kecelakaan

Branch Manager Ruas Tol Bakauheni – Terbanggi Besar PT Hutama Karya (Persero), Hanung Hanindito mengatakan, berdasarkan hasil investigasi lapangan, kendaraan putih BE 1654 TC melaju dari arah Bakauheni menuju arah Terbanggi Besar. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut hendak mendahului kendaraan BE 1172 AML berada di lajur cepat
"Kendaraan putih ini saat ingin mendahului posisi di jalur lambat. Di jalur lambat ini, terdapat rambu dan traffic cone pekerjaan jalur," paparnya.
Hanung menambahkan, lantaran pengemudi Outlander mengemudikan kendaraan kecepatan tinggi dan kurang jaga jarak kemudian berpindah lajur yang mengakibatkan kendaraan tersebut menabrak Mobilio di depannya. Posisi akhir, Outlander terbalik di lajur cepat.
Ditangani HK dan kepolisian

Menurut Hanung, kecelakaan ini tidak berdampak pada arus lalu lintas di jalan tol. Kondisi ini telah ditangani oleh Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya selaku pengelola Ruas Tol Bakter melibatkan pihak kepolisian daerah setempat.
"Lokasi kejadian telah kembali normal pada pukul 15.53 WIB. Adapun untuk informasi mengenai jumlah dan identitas korban dapat menghubungi pihak kepolisian setempat," jelasnya.
Patuhi ketentuan dan tata tertib di jalan tol
Hanung menjelaskan, Hutama Karya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol.
Misalnya, berkendara di kecepatan maksimal 80 km/jam, mengecek kondisi kendaraan sebelum mengemudi, memastikan berkendara dalam kondisi prima dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk, serta selalu SETUJU (selamat sampai tujuan) bahwa keselamatan adalah nomor satu.



















