Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mudik Lebaran, Kapolda Lampung: Jangan Ngebut Bukan Fast and Furious

Mudik Lebaran, Kapolda Lampung: Jangan Ngebut Bukan Fast and Furious
ilustrasi pemudik motor (pexels.com/Jacob Riesel)
Intinya Sih
  • Kendaraan pribadi diprediksi meningkat pada arus mudik Lebaran 2024, mengingat tren penggunaan kendaraan pribadi yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
  • Pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik disoroti oleh Kapolda Lampung, dengan menekankan agar pemudik tidak terburu-buru atau berkendara dengan kecepatan tinggi.
  • Persiapan kondisi kendaraan secara menyeluruh sebelum berangkat menjadi langkah preventif penting dalam upaya mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Kendaraan pribadi diprediksi meningkat pada momen arus mudik Lebaran 2024. Merujuk hal itu, Polda Lampung dan jajaran mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara dalam perjalanan.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika mengatakan, tren penggunaan kendaraan pribadi terus meningkat berdasarkan pengalaman dua arus mudik pada tahun-tahun sebelumnya.

"Dari catatan kami di tiap tahunnya, banyak pemudik lebih memilih kendaraan pribadi baik menggunakan sepeda motor maupun mobil, dibandingkan transportasi umum," ujarnya dimintai keterangan, Jumat (22/3/2024).

1. Pemudik diingatkan tak kebut-kebutan

Kapolda Lampung Irjen Irjen Helmy Santika. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Kapolda Lampung Irjen Irjen Helmy Santika. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Dalam pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini, Helmy menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik, meskipun rasa rindu dan keinginan bertemu keluarga besar di kampung halaman begitu besar.

Maka dari itu, ia menyarankan agar pemudik tidak terburu-buru atau berkendara dengan kecepatan tinggi. Mengingat perjalanan tersebut bukan ajang balap.

"Mudik adalah momen silaturahmi dan perayaan Lebaran di kampung halaman, bukan untuk menirukan aksi dalam film Fast and Furious. Jangan ngebut, ingat nenek moyang kita adalah pelaut bukan pembalap," katanya.

2. Pastikan kesiapan fisik dan kendaraan

Ilustrasi perjalanan mudik (dok. BKIP Kemenhub)
Ilustrasi perjalanan mudik (dok. BKIP Kemenhub)

Lebih lanjut Helmy turut meminta masyarakat harus mempersiapkan kondisi kendaraan secara menyeluruh sebelum berangkat, dengan melakukan pemeriksaan mendetail untuk menghindari gangguan di perjalanan.

Pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat ini merupakan salah langkah preventif penting dalam upaya mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

"Kesiapan kendaraan akan dipakai mudik harus disertai kesepian kondisi fisik prima, jaga kesehatan dan stamina tetap fit selama menempuh perjalanan," ucapnya.

3. Patuhi rambu-rambu lalu lintas

ilustrasi mudik(istock.com/ferlistockphoto)
ilustrasi mudik(istock.com/ferlistockphoto)

Selama berkendara nantinya, Helmy menambahkan, para pemudik baik penggunaan roda dua hingga empat wajib mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta memperhatikan barang bawaan hendak diusung selama perjalanan.

"Jangan sampai barang bawaan over kapasitas, segera beristirahat saat merasakan lelah di perjalanan. Jangan lupa, titipkan kepada tetangga atau RT, jika meninggalkan rumah selama mudik," tandas kapolda.

Share Article
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
Martin Tobing
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna

Latest News Lampung

See More