Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kondisi Perairan Lampung 30 September 2026, Gelombang 2,5 Meter
ilustrasi gelombang besar (pexels.com/GEORGE DESIPRIS)
  • Selat Sunda Selatan Lampung diprakirakan mengalami gelombang 2,1–2,5 meter pada 30 September 2026, dengan puncak 2,5 meter pada sore hari.
  • Angin dari tenggara di Selat Sunda Selatan berpotensi mencapai 16 knot dengan hembusan hingga 24 knot pada siang–sore, sehingga pelayaran perlu memantau kondisi.
  • Perairan Timur Lampung Bagian Utara relatif tenang dengan gelombang sekitar 0,7 meter dan angin 8–11 knot; nelayan serta kapal kecil diminta waspada di selatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - kondisi perairan Lampung, Rabu (30/9/2026) masih perlu diperhatikan, terutama Selat Sunda Selatan Lampung. Gelombang di wilayah tersebut diprakirakan mencapai 2,5 meter pada sore hari dan masuk kategori tinggi.

Sementara kondisi angin di Selat Sunda Selatan Lampung hingga 16 knot atau hembusan 24 knot pada siang–sore hari.

Sedangkan kondisi perairan Lampung di wilayah Timur cenderung tenang.

Berikut IDN Times sajikan kondisi perairan Lampung hari ini.

1. Selat Sunda Selatan jadi perhatian utama

ilustrasi gelombang laut biru (pexel.com/pixabay)

Data BMKG menunjukkan pada 30 September gelombang di Selat Sunda Selatan Lampung berada di kisaran 2,1 meter–2,5 meter. Pada pukul 00.00 WIB gelombang sekitar 2,3 meter, kemudian turun menjadi 2,1 meter pada pagi hari. Namun pada siang hingga sore, gelombang kembali meningkat menjadi 2,3–2,5 meter.

Angin juga menguat pada periode tersebut. Pada pukul 12.00–15.00 WIB, angin dari tenggara diprakirakan mencapai 16 knot, dengan hembusan hingga 24 knot. Kondisi ini membuat aktivitas pelayaran perlu lebih memperhatikan perkembangan gelombang dan angin.

2. Perairan timur relatif lebih tenang

Ilustrasi gelombang tinggi. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Berbeda dengan sisi barat dan selatan, Perairan Timur Lampung Bagian Utara diprakirakan memiliki gelombang sekitar 0,7 meter pada 30 September. Angin berada di kisaran 8–11 knot dan kategori gelombang rendah.

Dengan demikian, kondisi perairan Lampung pada 30 September cukup kontras: perairan timur relatif tenang, sedangkan perairan barat dan terutama Selat Sunda Selatan lebih berisiko mengalami gelombang tinggi.

3. Implikasi untuk nelayan dan pelayaran

ilustrasi nelayan (pexels.com/Huseyin Avni Atagun)

Nelayan tradisional, kapal kecil, kapal wisata, serta masyarakat yang melakukan aktivitas di laut sebaiknya memperhatikan kondisi angin dan gelombang sebelum berangkat. Perhatian lebih perlu diberikan pada Selat Sunda Selatan Lampung, terutama sekitar siang hingga sore ketika angin dan gelombang diprakirakan kembali menguat.

Sebagai pembanding, pada 29 September Selat Sunda Selatan Lampung masih mengalami gelombang sekitar 2,5 meter–2,7 meter dan angin hingga 16 knot dengan hembusan 25 knot. Artinya, kondisi gelombang tinggi belum sepenuhnya mereda memasuki 30 September.

4. Data perairan Lampung

Wilayah Perairan

Kondisi Cuaca

Angin

Tinggi Gelombang

Keterangan

Perairan Barat Lampung

Berawan–cerah berawan, potensi udara kabur

Timur–tenggara, dapat menguat

Sekitar 2–2,5 m

Sedang hingga tinggi

Selat Sunda Selatan Lampung

Berawan, cerah berawan hingga udara kabur

Tenggara–selatan, hingga 16 knot

2,1–2,5 m

Waspada gelombang tinggi

Teluk Lampung Bagian Utara

Cerah berawan–berawan

Timur–tenggara

Sekitar 0,7–1 m

Rendah

Teluk Lampung Bagian Selatan

Berawan–cerah berawan

Timur–tenggara

Sekitar 1–1,5 m

Rendah–sedang

Perairan Timur Lampung Bagian Selatan

Cerah berawan–berawan

Timur–tenggara

Sekitar 0,7–1,2 m

Rendah

Perairan Timur Lampung Bagian Utara

Cerah berawan–berawan

Timur–tenggara

0,7 m

Rendah

Curated For You

Editorial Team

Related Article