Bandar Lampung, IDN Times - Gempa bumi melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi pengingat bagi masyarakat Lampung, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa dan tsunami.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, Rudy Sjawal mengatakan, Lampung memiliki wilayah pesisir cukup luas serta berada di kawasan berpotensi aktivitas kegempaan. Selain gempa bumi dan tsunami, Lampung juga menghadapi potensi bencana lain, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).
“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” ujarnya dimintai keterangan, Selasa (18/8/2026).
