Bandar Lampung, IDN Times - Awal musim hujan 2026/2027 di sejumlah wilayah Lampung diprediksi mundur. Kondisi ini dipengaruhi fenomena El Nino yang saat ini berada pada kategori sangat kuat.
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Lampung, Indra Purna, mengatakan dinamika iklim menjadi tantangan bagi berbagai sektor di Lampung. Mulai dari pertanian, sumber daya air, hingga mitigasi bencana hidrometeorologi.
"Informasi prakiraan iklim bukan lagi sekadar data sektoral, melainkan sebuah instrumen navigasi dan sistem peringatan dini yang sangat krusial," ujar Indra saat konfrensi pers, Rabu (30/9/2026).
Berdasarkan analisis BMKG, indeks Nino 3.4 pada September 2026 berada di angka positif 2,63. Kondisi tersebut menunjukkan El Nino dengan intensitas sangat kuat.
BMKG memprakirakan fenomena El Nino masih bertahan hingga awal 2027. Kondisi ini turut memengaruhi waktu datangnya musim hujan di Lampung.
