Ajang WSL Krui Pro 2024 Digadang Picu Pertumbuhan Ekonomi Signifikan

- Pemerintah optimis ajang surfing internasional WSL Krui Pro 2024 akan mendukung pertumbuhan ekonomi di Pesisir Barat.
- Diselenggarakannya event tahunan sejak 2017 telah mendorong munculnya 8 ribu UMKM di Pesisir Barat, menyesuaikan keadaan dan kebutuhan perekonomian.
- Kejuaraan WSL Krui Pro juga menjadi peluang untuk melahirkan atlet surfing potensial dan memantik kompetisi berskala lokal di Pesisir Barat.
Pesisir Barat, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat optimis kehadiran ajang surfing internasional World Surfing League (WSL) Krui Pro 2024 bakal menghadirkan pertumbuhan ekonomi signifikan bagi kabupaten hingga provinsi setempat.
Kapala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Pemkab Pesisir Barat, Suryadi mengatakan, pihaknya telah dan terus melakukan sederet persiapan menyambut event besar berskala internasional bakal diselenggarakan 28 Mei - 4 Juni 2024 tersebut.
"Secara ekonomi, kami optimis dan berharap bahwa akan ada pertumbuhan ekonomi siginifikan di Pesisir Barat melalui event ini," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (18/5/2024).
1. Picu kemunculan 8 ribu UMKM di Pesisir Barat

Sejak diselengarakannya event tahunan mulai 2017 lalu, Suryadi menyebutkan, ajang WSL Krui Pro telah mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Itu dibuktikan kemunculan sebanyak 8 ribu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Pesisir Barat.
Kehadiran UMKM masyarakat ini telah membuktikan pergerakan ekonomi di kabupaten setempat telah menyesuaikan keadaan dan kebutuhan perekonomian.
"Ini bukti nyata, kemunculan UMKM-UMKM di Pesisir Barat kian meningkat sejak melaksanakan event besar seperti ini dan event-event lainnya," ucapnya.
2. Dimanfaatkan jaring bibit atlet surfing potensi di Pesisir Barat

Bukan hanya dari sisi ekonomi, Suryadi menyebutkan, kejuaraan WSL Krui Pro turut dimanfaatkan guna menjadi bibit-bibit atlet surfing potensial di tengah-tengah masyarakat Pesisir Barat.
"Hampir di setiap titik spot di Pesisir Barat ini ada anak-anak dan muda-mudi hingga organisasi sudah berlatih secara khusus membidangi olahraga surfing," katanya.
Alhasil, situasi ini juga telah memantik pemerintah daerah hingga pegiat olahraga surfing untuk mengadakan kompetisi berskala lokal. "Ini bukan hanya ajang internasional, tapi lokalpun diadakan lomba-lomba semacamnya," sambung dia.
3. Sudah 263 pendaftar dari 20 negara

Menjelang kick-off ajang WSL Krui Pro di tahun ini, Suryadi menyampaikan, pihaknya telah intens berkoordinasi kepada pemerintah provinsi, kepolisian daerah, hingga pemerintah pusat. Ini tinggal mematangkan pelaksanaan atau persiapan acara.
Nantinya, ajang ini akan melibatkan kementerian seperti Kemenparekraf, Kemenpora, Kemenkominfo, dan Kemenko Marves, hingga Mabes Polri.
"Sampai saat ini, pendaftar sudah mencapai 263 peserta dari 19 sampai 20 negara. Untuk lokal, sudah mendaftar diperkirakan 28 peserta," tandasnya.



















