Airlangga Hartarto saat menjabat Ketum Golkar. IDN Times/ Istimewa.
Dalam video pernyataan Airlangga Hartarto, dirinya mengumumkan resmi mengundurkan diri dari Ketum Partai Golkar dan mengakui keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan dan menjaga keutuhan Partai Golkar dalam rangka memastikan stabilitas transisi pemerintahan akan terjadi dalam waktu dekat.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, serta atas petunjuk Tuhan yang Maha Besar, maka dengan dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar,” ucap Airlangga dalam video.
Kemudian Airlangga menyebut sebagai partai besar matang dan dewasa, DPP Partai Golkar akan segera menyiapkan mekanisme organisasi sesuai dengan ketentuan AD/ART organisasi berlaku. Semua proses ini akan dilakukan dengan damai, tertib, dan dengan menjunjung tinggi marwah Partai Golkar.
“Demokrasi harus kita kawal dan kembangkan terus-menerus, dan partai politik adalah pilar utama demokrasi kita. Indonesia adalah negeri besar. Kita harus memastikan bahwa demokrasi kita terus berjalan dari satu generasi ke generasi berikutnya,” lanjutnya dalam video.