ilustrasi Nasi putih dan tempe telur (vecteezy.com/Fajar Kurniawan)
Meski memiliki potensi manfaat dari pembentukan pati resisten, nasi yang didinginkan tetap perlu ditangani dengan benar. Nasi matang yang dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri Bacillus cereus.
Bakteri ini dapat bertahan dalam bentuk spora setelah proses memasak dan menghasilkan racun dalam kondisi tertentu. Karena itu, jangan membiarkan nasi matang berjam-jam di meja makan hanya dengan tujuan meningkatkan pati resisten.
Jika ingin menyimpan nasi untuk dikonsumsi kemudian, lakukan langkah berikut:
Dinginkan nasi dengan cepat dan masukkan ke lemari es sesegera mungkin, idealnya dalam waktu satu jam.
Simpan nasi dalam wadah bersih dan tertutup.
Atur suhu lemari es pada 4 derajat Celsius atau lebih rendah.
Sebagai panduan konservatif, habiskan nasi yang disimpan di lemari es dalam waktu 24 jam.
Saat akan dimakan, panaskan kembali hingga benar-benar panas merata. Hindari memanaskan nasi berulang kali.
Perlu diingat, memanaskan kembali nasi tidak selalu menghilangkan racun yang mungkin sudah terbentuk. Karena itu, penyimpanan yang benar jauh lebih penting daripada sekadar memastikan nasi kembali panas.
Nasi putih sudah dingin memang mengalami perubahan struktur pati. Proses pendinginan dapat meningkatkan jumlah pati resisten, yaitu jenis pati yang lebih sulit dicerna dan sebagian dapat dimanfaatkan oleh bakteri di usus besar.
Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi respons gula darah dan jumlah energi yang diserap tubuh. Namun, manfaatnya tidak selalu sama pada setiap orang dan tidak membuat nasi dingin otomatis jauh lebih rendah kalori daripada nasi hangat.
Jika ingin mendapatkan manfaat dari nasi yang didinginkan, pastikan proses penyimpanannya aman. Dinginkan nasi dengan cepat, simpan di lemari es, dan hindari membiarkannya terlalu lama pada suhu ruang.