Pertandingan antara Arema FC Vs Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (10/10/2026). (Instagram/@bhayangkarafc).
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Arema FC langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Tim asuhan Marcos Santos berusaha menekan pertahanan Bhayangkara FC dan menciptakan sejumlah peluang.
Meski demikian, barisan pertahanan tim tamu masih mampu meredam serangan tuan rumah. Bhayangkara FC justru berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-15.
Berawal dari akselerasi Moussa Sidibe di sisi kiri, pemain tersebut mengirimkan umpan silang ke arah Matias Ocampo yang berdiri bebas di tiang jauh. Ocampo sukses menyambut bola melalui skema udara untuk membawa Bhayangkara FC unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Arema FC meningkatkan intensitas serangan. Namun, upaya tuan rumah justru kembali dihukum oleh serangan efektif Bhayangkara FC.
Pada menit ke-31, Sidibe kembali menjadi kreator serangan dari sisi kiri. Umpannya mengarah kepada Milan Ristovski yang berada di depan gawang tanpa kawalan berarti.
Ristovski tidak menyia-nyiakan peluang tersebut dan dengan mudah menceploskan bola ke gawang Adi Satryo. Bhayangkara FC pun memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Arema FC sempat mendapat peluang melalui dugaan handball Ocampo di kotak penalti pada menit ke-44. Namun, setelah meninjau tayangan VAR, wasit membatalkan keputusan penalti karena insiden tersebut dinilai terjadi secara tidak disengaja. Keunggulan dua gol Bhayangkara FC bertahan hingga turun minum.