PSIM Kalah Lima Kali Beruntun, Guntur Minta Pemain Segera Bangkit

- PSIM Yogyakarta menelan kekalahan kelima beruntun setelah laga melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC berubah usai kartu merah membuat tim bermain dengan 10 pemain.
- Caretaker Guntur Cahyo Utomo mengapresiasi semangat pemain, tetapi meminta tim segera bangkit, mengevaluasi kesalahan, dan fokus mengejar poin pada pertandingan berikutnya.
- PSIM hanya memiliki empat hari sebelum bertanding lagi; tim pelatih akan memeriksa kondisi fisik pemain, sementara Nermin Harjelta menegaskan skuad tetap yakin kemenangan akan datang.
Bandar Lampung, IDN Times - Caretaker PSIM Yogyakarta, Guntur Cahyo Utomo, meminta anak asuhnya segera bangkit setelah kembali menelan kekalahan. Ia menegaskan, PSIM harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya demi mengakhiri tren negatif.
Terkait pertandingan melawan Bhayangakara Presisi Lampung FC, Guntur mengatakan, PSIM sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik. Namun, situasi berubah setelah timnya harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah.
"20 menit pertama permainan sangat baik, tidak kacau. Tiba-tiba kartu merah, kami bermain dengan 10 orang. Sesaat setelah itu, rasanya seperti kami bermain melawan 12 atau 13 orang," kata Guntur dalam konferensi pers pascapertandingan, Selasa (20/10/2026) malam.
1. Bermain 10 orang, tetap tunjukkan semangat juang

Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) malam. (Instagram.com/bhayangkarafc).. Meski kehilangan satu pemain, Guntur mengatakan, para pemain PSIM tetap menunjukkan semangat juang, ambisi, dan komitmen hingga pertandingan berakhir. Ia juga menyebut gol lawan tercipta akibat kesalahan kecil yang dilakukan timnya.
"Saya tetap mengapresiasi para pemain. Meskipun bermain dengan 10 orang, mereka menunjukkan performa, ambisi, dan komitmen yang luar biasa. Selamat untuk Bhayangkara," ujarnya.
Guntur tidak menampik situasi PSIM saat ini sedang sulit. Namun, ia menegaskan timnya tidak bisa terus larut dalam kekecewaan setelah hasil pertandingan yang tidak sesuai harapan.
Menurutnya, hasil pertandingan yang sudah berlalu tidak dapat diubah. Karena itu, PSIM harus segera memperbaiki diri dan berusaha meraih poin pada laga selanjutnya.
2. Pertandingan berikutnya hanya berselang empat hari

ilustrasi kalender (pexels.com/Towfiqu barbhuiya ) Guntur menyatakan, PSIM juga tidak memiliki banyak waktu untuk memulihkan diri. Mereka dijadwalkan kembali bertanding pada Sabtu, hanya berselang empat hari dari pertandingan tersebut.
Ia menambahkan, tim pelatih akan terlebih dahulu memastikan kondisi fisik para pemain sebelum menentukan program latihan berikutnya.
"Kami tidak punya waktu untuk bersedih-sedih. Yang bisa kami lakukan adalah bersiap. Saya pikir, situasi sulit hari ini harus menjadi bekal untuk pertandingan berikutnya," ujarnya.
3. Nermin Harjelta yakin kemenangan PSIM akan datang

Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) malam. (Instagram.com/bhayangkarafc).. Pemain PSIM Yogyakarta, Nermin Harjelta, juga mengakui timnya memulai pertandingan dengan baik sebelum kartu merah mengubah jalannya laga.
Ia mengatakan PSIM datang dengan target mencetak gol dan membawa pulang tiga poin. Namun, bermain dengan 10 pemain membuat target tersebut sulit diwujudkan.
Meski demikian, Nermin meminta rekan-rekannya tidak kehilangan keyakinan. Menurutnya, jeda pertandingan yang singkat bisa menjadi kesempatan untuk segera memperbaiki performa dan kembali berjuang meraih kemenangan.
Ia memastikan para pemain akan bekerja keras demi mengamankan tiga poin pada pertandingan berikutnya. "Kami harus terus bekerja keras. Saya 100 persen yakin kemenangan akan datang, tidak ada keraguan.
4. Evaluasi sejumlah kekurangan

ilustrasi evaluasi, analisis, berpikir (magnific.com/DC Studio) Guntur menegaskan PSIM akan memanfaatkan waktu persiapan yang singkat untuk mengevaluasi sejumlah kekurangan. Tim pelatih akan menentukan aspek permainan yang perlu diperbaiki sekaligus hal-hal yang harus ditinggalkan.
Namun, prioritas pertama adalah memastikan kondisi para pemain tetap siap menghadapi pertandingan berikutnya. "Secara ide, kami akan bekerja lebih keras. Dalam beberapa sesi latihan yang kami miliki, tentu ada hal-hal yang harus diperbaiki dan ada hal-hal yang harus ditinggalkan," kata Guntur.
Ia sepakat dengan Nermin, kemenangan akan datang apabila tim terus berusaha dan menjaga komitmen. Guntur pun menegaskan PSIM tidak boleh menyerah meski sedang berada dalam situasi sulit. Tim harus segera bangkit dan berjuang mendapatkan poin pada laga selanjutnya.


















