Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bhayangkara FC Bidik Kemenangan di Markas Madura United
Pertandingan tandang Bhayangkara FC vs Dewa United. (IDN Times/Muhaimin)
  • Bhayangkara Presisi Lampung FC membidik tiga poin saat bertandang ke markas Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat 16 Oktober 2026.

  • Pelatih Oscar Bruzon menilai Madura United tetap berbahaya meski kehilangan Dimitar Mikov akibat kartu merah, karena memiliki opsi lain termasuk João Pereira Albertine atau Balotelli.

  • Bhayangkara ingin mengubah performa positif menjadi kemenangan dengan penyelesaian lebih efektif serta meningkatkan konsistensi pertahanan, terutama menjaga area penalti dan menghadapi tekanan babak kedua.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times – Bhayangkara Presisi Lampung FC membidik kemenangan saat menghadapi Madura United dalam lanjutan kompetisi Super League Indonesia, Jumat (16/10/2026). Meski mengakui kekuatan lawan, tim berjuluk The Guardian of Saburai ini bertekad mengubah penampilan positif dalam beberapa pertandingan terakhir menjadi hasil maksimal yakni mencuri tiga poin di markas lawan.

Hal tersebut disampaikan Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon saat Pre Match Press Conference melalui Zoom, Kamis (15/10/2026) sore. Ia mengatakan, tim Bhayangkara FC telah melakukan persiapan untuk menghadapi pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura.

Merujuk berbagai persiapan dilakukan imbuhnya, ingin mempertahankan tren positif setelah menunjukkan perkembangan dalam empat pertandingan pertama. "Secara keseluruhan, kami senang dengan apa yang telah kami lakukan. Namun, kami ingin menerjemahkannya menjadi hasil. Kami tahu bahwa kami akan menghadapi lawan yang sangat kuat," kata Bruzon.

1. Madura United tetap menjadi ujian berat

Hugo Gomes alias Jaja saat tampil di laga perdana Super League 2026/2027 Madura United vs Persijap Jepara, Minggu malam (6/9). (instagram/@maduraunited.fc))

Madura United menjadi tantangan tersendiri bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Bruzon menilai, performa awal tuan rumah menunjukkan bahwa mereka memiliki kualitas untuk memberikan perlawanan sengit.

Karena itu, Bhayangkara tidak ingin terlena dengan perkembangan permainan yang telah ditunjukkan dalam empat pertandingan pertama tim berjuluk Laskar Sape Kerrab. Tim tersebut tercatat meraih tiga kemenangan dan satu kekalahan dan saat ini peringkat empat sementara klasemen Super League.

Untuk itu, evaluasi dan penyesuaian strategi tetap menjadi bagian penting menjelang laga tandang ini. Bagi Bryzon, pertandingan di Pamekasan bukan hanya soal mempertahankan permainan positif, tetapi juga membuktikan kemampuan tim dalam mengamankan hasil akhir.

"Dukungan persiapan matang dan evaluasi di sektor pertahanan diharapkan menjadi modal bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk menghadapi tekanan tuan rumah," tukasnya.

2. Waspadai kekuatan Madura United meski kehilangan penyerang utama

PSIM Jogja harus menelan kekalahan dari Madura United pada laga pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. (Dokumentasi PSIM)

Bhayangkara Presisi Lampung FC tetap mewaspadai kekuatan Madura United meski tim tuan rumah dipastikan kehilangan penyerang Dimitar Mikov yang mendapat kartu merah pada pertandingan sebelumnya saat melawan Persik Kediri.

Bruzon menilai, absennya seorang pemain tidak serta-merta membuat kekuatan lawan melemah. Menurutnya, Madura United tetap memiliki opsi pemain lain untuk menutupi kehilangan tersebut.

"Saya selalu berpikir bahwa setiap masalah perlu diterjemahkan menjadi penyelesaian. Saya yakin besok Madura United akan memiliki penyelesaian yang baik untuk menutupi kehilangan penyerangnya," kata Bruzon.

Ia juga menyoroti keberadaan João Pereira Albertine (Balotelli) yang dinilai memiliki kekuatan fisik dan energi besar. Karena itu, Bhayangkara harus menyesuaikan strategi untuk mengantisipasi perubahan permainan Madura United.

"Kami melihat Balotelli sebagai pemain yang memiliki banyak tenaga. Jadi, kami harus menyesuaikan diri dan memahami bahwa besok Madura akan menjadi sekuat yang mereka tunjukkan," ujarnya.

3. Bhayangkara FC ingin mengubah permainan bagus menjadi kemenangan

Pertandingan pekan pertama, Bhayangkara FC vs Persebaya. (IDN Times/Muhaimin)

Bruzon menegaskan, timnya tidak ingin sekadar tampil baik di lapangan. Konsistensi permainan harus dibarengi dengan hasil positif agar target tim dapat tercapai.

Menurutnya, Bhayangkara Presisi Lampung FC telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Namun, tim masih membutuhkan penyelesaian yang lebih efektif untuk mengamankan kemenangan.

Bruzon menegaskan, timnya akan berusaha mengantisipasi perubahan di lini depan Madura United sekaligus memaksimalkan peluang ketika menyerang. Selain mempersiapkan strategi untuk meredam tuan rumah, Bruzon turut menyoroti konsentrasi lini pertahanan Bhayangkara Presisi Lampung FC, terutama ketika pertandingan memasuki babak kedua.

4. Perlu tingkatkan konsistensi saat bertahan

Arema FC vs Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan. (Dok. Media Officer Arema FC)

Terkait lini pertahanan Bhayangkara FC, menurut Bruzon, tim masih perlu meningkatkan konsistensi dalam bertahan dan mengantisipasi tekanan lawan. Ia menekankan menjaga pertahanan sama pentingnya dengan membangun serangan untuk mencetak gol.

Di sisi lain, Bruzon tak menampik, setiap pertandingan memiliki fase-fase ketika sebuah tim lebih banyak mengambil inisiatif. Situasi tersebut harus dikelola dengan baik agar tim tidak kehilangan keseimbangan.

"Kami ingin lebih konsisten. Terkadang, kami tidak hanya bermain untuk mendapatkan skor dan menjadi efektif dalam setiap kemungkinan, tetapi juga harus lebih baik dalam melindungi area penalti," jelasnya.

Ia menambahkan, tim perlu memaksimalkan setiap situasi di lapangan, baik saat menyerang maupun bertahan. Dengan begitu, inisiatif permainan yang dibangun tidak justru menjadi celah bagi lawan untuk menciptakan peluang.

5. Tak cukup bermain apik, tapi butuh kemenangan

Jelang partai tandang melawan Madura United, Bhayangkara Presisi Lampung menggelar Pre Match Press Conference FC melalui Zoom, Kamis (15/10/2026) sore. (Dok. MO Bhayangkara FC).

Pemain posisi gelandang Bhayangkara Presisi Lampung FC, TM Ichsan, juga menyampaikan hal senada. Ia mengatakan pelatih telah menekankan pentingnya mengubah penampilan apik menjadi kemenangan.

"Coach sudah menekankan kami untuk tidak hanya cukup bermain bagus saja. Kami butuh meraih kemenangan. Beberapa pertandingan, seperti yang coach bilang, kami bermain sangat bagus, tetapi sayangnya belum menang," ujar Ichsan.

Ichsan menegaskan, tim datang ke Pamekasan dengan tekad memperbaiki catatan tersebut. "Kami datang ke sini untuk menyempurnakan itu. Bermain bagus dan mendapatkan kemenangan," lanjutnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article