Warga Kembali Diserang Harimau, Massa Bakar Kantor PPA Suoh

- Ratusan warga menggeruduk dan merusak Kantor Balai PPA Resort Suoh TNBBS di Lampung Barat.
- Massa marah karena petugas kehutanan gagal menangkap harimau yang kembali menyerang warga setempat.
- Korban serangan harimau berhasil selamat setelah dirawat di Puskesmas Srimulyo Pekon Ringinsari, Suoh.
Lampung Barat, IDN Times - Ratusan warga menggeruduk Kantor Balai Perlindungan dan Pelestarian Alam (PPA) Resort Suoh TNBBS (Taman Nasional Bukit Barisan Selatan), Senin (11/3/2024). Massa membakar hingga merobohkan kantor bertempat di Kabupaten Lampung Barat tersebut.
Dari sejumlah video amatir diterima IDN Times, massa terekam berkumpul di pelataran hingga sekitar area bangunan kantor berwarna hijau beratapkan asbes tersebut. Mereka tampak berupaya merobohkan tiang-tiang kayu bagian depan sampai tengah bangunan.
Penampakan lainnya, warga turut menghancurkan tembok dengan palu bodem serta dilempari batu besar, terlihat sejumlah titik api ikut melalap bangunan lainnya berada di samping dan belakang gedung utama.
Dalam potong video lainnya, warga akhirnya berhasil merubuhkan bangunan kantor tersebut, disambut sorak-sorai warga. "Petugas PPA langsung didemo masyarakat," ucap perekam video.
"Suoh keras bos, kantor PPA dibakar. Hancurkan," terdengar pria dalam video lainnya berusaha mengabadikan momen kericuhan tersebut. "Posisi masih di TKP, masih di TKP Kantor PPA," ucap perekam video lainnya.
1. Penggerudukan pasca warga kembali menjadi korban serangan harimau

Warga setempat, Sukma Jaya (33) membenarkan ihwal peristiwa kericuhan terjadi di Balai PPA Resort Suoh TNBBS tersebut. Itu dikatakan buntut kekesalan sekaligus keresahan warga terhadap petugas kehutanan tak kunjung bisa menangkap harimau kembali menyerang warga setempat.
Alhasil, massa meluapkan emosi dengan menghancurkan bangunan kantor tersebut, setelah korban Samanan berhasil selamat dari serangan harimau.
"Iya, korban (Samanan) ini tetangga kita. Itu warga mengamuk karena petugas kehutanan tidak kunjung menangkap harimau, sebelumnya selama Februari kemarin sudah 2 warga sini meninggal dimangsa," ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (12/3/2024).
2. Korban berhasil selamat

Dijelaskan Sukma, peristiwa serangan harimau dialami korban Samanan itu bermula saat dirinya bersama sang kakak tengah beraktivitas menyemprot kebuh berada di Bukit Cibatuan Cibitung, Senin (11/3/2024) sekitar pukul 15.00 WIB.
Selang beberapa waktu kemudian, korban pamit kepada sang kakak hendak menanam timun, di tengah aktivitasnya itu Samanan tiba-tiba dikejutkan kemunculan harimau tepat di depannya dan langsung menyerang kepala korban.
"Korban ini berhasil lari dan harimau juga lari menjauh. Korban dirawat di Puskesmas Srimulyo Pekon Ringinsari, Suoh," ungkap warga Desa Pemangku Cibitung Pekon, Suka Marga, Suoh.
3. Polisi sebut kondisi kericuhan telah kondusif

Kasatreskrim Polres Lampung Barat, Iptu Juherdi Sumandi turut mengamini peristiwa tersebut. Pengrusakan kantor setempat dipicu karena adanya warga kembali diserang oleh harimau sumatera saat berkebun.
"Benar, tapi alhamdulillah kondisi setempat sejak kemarini sudah kondusif. Warga setelah meluapkan emosinya membubarkan diri ke kediamannya masing-masing," katanya.
Ihwal pengusutan proses hukum terkait aksi perusakan kantor setempat, ia menyebut, pihaknya kini masih menyelidiki lebih lanjut peristiwa itu. "Iya, dari kemarin kami masih mengumpulkan keterangan-keterangan saksi," tandas dia.



















