Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Viral Satwa di Bumi Kedaton Diduga Kelaparan, Manajemen Buka Suara

Bandar Lampung
2 min read
Viral Satwa di Bumi Kedaton Diduga Kelaparan, Manajemen Buka Suara
Tangkap layar konten pengunjung memberikan minuman kepada satwa siamang kehausan di Taman Wisata Bumi Kedaton, Bandar Lampung. (IDN Times/Istimewa).
  • Video viral menunjukkan satwa di Taman Satwa Bumi Kedaton diduga kehausan dan kelaparan; pengunggah mengajak warga membawa buah serta minuman untuk satwa.

  • Manajemen Bumi Kedaton membantah satwa tidak diberi pakan dan menyatakan pemberian makanan serta pemeliharaan tetap dilakukan setiap hari meski ada kendala operasional.

  • Manajemen telah mengajukan relokasi seluruh satwa ke BKSDA sejak April 2026; proses berlangsung bertahap karena kunjungan, administrasi, dan operasional belum maksimal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Rekaman video memperlihatkan satwa di Taman Satwa Bumi Kedaton Jalan W.A Rahman, Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung diduga kehausan hingga kelaparan viral di media sosial (Medsos).

Dari unggahan konten dilihat IDN Times, rekaman video berdurasi singkat memperlihatkan seekor hewan berbulu hitam diduga siamang tampak berada di dalam kandang besi. Hewan tersebut terlihat kehausan dan mendekati celah jeruji besi, untuk meminum air mineral secara langsung dari botol plastik disodorkan oleh seseorang dari luar kandang.

"Nih ya guys, benar-benar nggak ada minum. Mau makan tuh, sampai dia kehausan. Ya ampun, ya ampun, ya ampun. Tuh aku taruh ya, udah minum ya," terdengar suara wanita perekaman video.

  1. 1. Ajak pengunjung beri makanan dan minuman untuk satwa

    Tangkap layar konten pengunjung memberikan minuman kepada satwa siamang kehausan di Taman Wisata Bumi Kedaton, Bandar Lampung
    Tangkap layar konten pengunjung memberikan minuman kepada satwa siamang kehausan di Taman Wisata Bumi Kedaton, Bandar Lampung. (IDN Times/Istimewa).

    Pengunggah konten tersebut turut mengajak para pengunjung Taman Satwa Bumi Kedaton menyambangi kawasan kebun binatang tersebut, sekaligus membawa makanan berupa buah-buah hingga minuman untuk diberikan kepada satwa di lokasi setempat.

    “Warga Lampung, besok aku mau ke Bumi Kedaton Resort lagi bawa buah dan air. Buat kalian yang mau ikutan boleh banget. Plis ramein karna hari ini yang dateng cuma aku doang," tulisnya dalam keterangan video.

    "Gimana coba hari-hari lain pas gaada pengunjung mereka makan minum dari mana? Kalo besok aku ga nemu makanan / minuman lagi di kandang mereka. Promise me aku bakal protes kasih teguran ke pihak pengelola. Ini bener bener keterlaluan," lanjut dia.

  2. 2. Manajemen sebut satwa tetap diberi pakan setiap hari

    Taman Wisata Bumi Kedaton beralamatkan di Jalan WA Rahman, Nomor 1-2-3, Batu Putu, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Provinsi Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)
    Taman Wisata Bumi Kedaton beralamatkan di Jalan WA Rahman, Nomor 1-2-3, Batu Putu, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Provinsi Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

    Menanggapi video viral tersebut, Perwakilan Manajemen Bumi Kedaton, Yunus membantah jika satwa di lokasi tidak mendapatkan pakan. Ia memastikan pemberian makanan kepada satwa tetap dilakukan setiap hari.

    Menurutnya, manajemen tetap melakukan pemeliharaan terhadap satwa berada di Taman Satwa Bumi Kedaton, meski saat ini pihak pengelola tengah menghadapi sejumlah kendala operasional.

    "Untuk pemberian pakan tiap hari kita berikan," kata Yunus dikonfirmasi IDN Times, Jumat (16/10/2026).

  3. 3. Bumi Kedaton sudah ajukan relokasi seluruh satwa

    Taman Wisata Bumi Kedaton beralamatkan di Jalan WA Rahman, Nomor 1-2-3, Batu Putu, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Provinsi Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)
    Taman Wisata Bumi Kedaton beralamatkan di Jalan WA Rahman, Nomor 1-2-3, Batu Putu, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Provinsi Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

    Yunus menambahkan, manajemen Bumi Kedaton sejatinya telah mengajukan relokasi seluruh satwa kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sejak April 2026.

    "Sekarang masih proses relokasi bertahap, untuk seluruhnya (satwa berada di lingkungan Taman Satwa Bumi Kedaton)," ucapnya.

    Keputusan mengajukan relokasi disebut berkaitan dengan tingkat kunjungan yang belum maksimal. "Jadi tingkat kunjungan yang belum maksimal, administrasi, operasional," imbuh Yunus.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More